Visi, Disiplin dan Kesehatan Syarat Mutlak Pemimpin Unggul

Kompetensi, visi (mimpi), kedisiplinan dan kesehatan merupakan syarat mutlak untuk menjadi pemimpin unggul di masa depan, ungkap Prof. Djamaludin Ancok, Ph.D dalam Seminar Nasional bertema ‘Pembentukan Karakter Generasi Muda: Kepemimpinan dan Inovasi’ di Kampus1Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) beberapa hari lalu. Ia mencontohkan dirinya hingga bisa menjadi dosen bertaraf internasional saat ini, dimulai dari mimpinya ketika masih mahasiswa. Ia menempelkan foto maskapai penerbangan seluruh dunia dengan harapan dapat merasakan terbang menggunakan maskapai tersebut. Selain itu ia juga menempelkan foto dirinya dikelilingi foto-foto tokoh dunia dengan harapan di masa depan beliau juga dapat menjadi tokoh penting.

Dengan adanya visi tersebut ditunjang dengan disiplin, usaha peningkatan kompetensi akhirnya ia bisa meraih mimpinya, ungkap Djamaludin Ancok. Dari sisi kesehatan pun ia bersyukur masih bisa menjaga diri, sehingga sampai usianya yang sudah menginjak usia 65 tahun ini masih tetap bugar.

Sementara pembicara lainnya yaitu Dorothy Ferary menyampaikan bahwa untuk dapat menjadi pemimpin yang unggul dibutuhkan tingkat kepedulian kepada sesama yang tinggi. Untuk jangka waktu yang panjang akan sia-sia apabila seorang pemimpin yang cakap, tetapi tidak disertai empati yang baik terhadap sesama. Hal tersebut dapat dilihat oleh krisis kepemimpinan yang terjadi di Indonesia saat ini, banyak pemimpin yang berkompetensi baik tetapi tidak peduli terhadap lingkungannya. Sehingga yang timbul kemudian adalah penyalahgunaan wewenang dan korupsi.

Kepada para peserta Dorothy selaku country manager International Award for Young People (IAYP) juga memberikan gambaran berbagai kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh IAYP untuk membangun karakter pada generasi muda. Dan setelah acara tersebut, dilakukan penandatanganan kerjasama antara Fakultas Psikologi dengan IAYP untuk pembentukan karakter generasi muda.

Dipilihnya tema pembangunan karakter tersebut menurut Widi Fajar Widyatmoko, M.HRM., Kaprodi Psikologi karena peran generasi muda sangat vital pada kemajuan suatu bangsa. Ia menandaskan bahwa pembangunan bangsa kini dan mendatang membutuhkan generasi muda yang memiliki kompetensi dan karakter unggul, sebagai estafeta kepemimpinan bangsa. Menurutnya pembentukan kompetensi dan karakter tidak dapat diwujudkan dengan proses instan, akan tetapi membutuhkan pembentukan jangka panjang dimulai dari usia dini hingga dewasa. Ibarat membangun gedung pencakar langit, untuk membangun bangunan kokoh dibutuhkan pondasi yang mantap dan metode pembangunan yang tepat. Selain itu masih membutuhkan proses waktu yang panjang. Sehingga pembentukan karakter untuk para generasi muda ini memang sudah harus disadari dan dimulai dari usia sedini mungkinbagi diri sendiri harus dimulai dari sekarang.

Keterangan gambar :

  1. Prof. Djamaludin Ancok, Ph.D dan Dorothy Ferary menerima kenang-kenangan dari Dekan Fakultas Psikologi UTY, Dra. Sri Respati Andamari, MSi, Psi
  2. Prof. Djamaludin Ancok, Ph.D dan Dorothy Ferary menyampaikan materi dipandu moderator Widi Fajar Widyatmoko, M.HRM.
  3. Widi Fajar Widyatmoko, M.HRM. memandu jalannya seminar
  4. Peserta aktif memberikan respon pada seminar tersebut