Kuliah Umum Manajemen : Pemasaran Ujung Tombak Perusahaan

 

Banyak istilah yang diberikan kepada marketing. Diantaranya ada yang menyebut marketing sebagai ujung tombak perusahaan. Jika diibaratkan sebuah tombak, maka tentu saja penting diperhatikan dan dijaga agar tombak tersebut selalu terasah sehingga tajam dan mengkilat, sehingga dapat menancap pada sasaran dengan efektif. Tanpa bermaksud mengecilkan arti penting dari divisi lain peran pemasaran dalam perusahaan semakin penting , seiring dengan semakin terbukanya informasi maka persaingan pasar semakin ketat. Tanpa pemasaran yang baik maka besarnya aset perusahaan, teknologi yang canggih dan modern, dan produk yang berkualitas akan kurang berarti bagi kelangsungan perusahaan dalam memaksimalkan penjualan, perolehan laba serta dalam mengembalikan investasi (ROI). Dan tantangan terbesar yang dihadapi pemimpin perusahaan secara umum hampir di seluruh dunia sangat berkaitan berkaitan dengan pemasaran, yaitu pertumbuhan pendapatan yang stabil dan berkelanjutan, serta loyalitas pelanggan.

Mengingat semakin pentingnya peran pemasaran tersebut Prodi Manajemen Fakultas Bisnis dan Teknologi Informasi (FITB) Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) mengadakan berbagai upaya untuk dapat memberikan bekal yang memadai bagi para mahasiswanya, antara lain Kuliah Umum Pemasaran dengan menghadirkan para praktisi pemasaran.  Salahsatunya adalah Kuliah Umum Pemasaran Jasa Hotel pada hari Jum’at tanggal 3 Januari 2014, dengan menghadirkan Adinda Tetrasari Asst. Marketing Manajer The Sahid Rich Jogja Hotel. Dipilihnya pemasaran jasa dalam kuliah umum tersebut menurut Dra. Vera Desi Nurmalia,MM,Akt. Kaprodi Manajemen UTY karena saat ini dan ke depan fungsi pemasaran jasa semakin penting. Ia mengatakan bahwa apapun jenisnya perusahaan, namun perusahaan tersebut tak dapat lepas dari fungsi jasa.

Dalam kesempatan itu Adinda menyampaikan bahwa pemasaran memegang peran yang sangat vital dalam perusahaan perhotelan, sehingga setiap orang dalam jasa perhotelan harus dapat berperan sebagai pemasar dengan memberikan pelayanan yang prima. Ia menjelaskan bahwaproduk dan jasa pelayanan hotel mulai dinikmati tamu mulai dari check-in, registrasi sampai dengan check-out. Ia menyampaikan bahwa pemasaran hotel merupakan strategi dan taktik untuk menyampaikan cerita tentang pelayanan yang dapat diberikan suatu hotel agar orang/tamu tertarik terhadap pesan yang disampaikan oleh hotel tersebut untuk dibandingkan dengan pilihan hotel pesaing. Untuk memberikan informasi yang lengkap dan akurat tentang produk atau jasa yang hendak dijual oleh hotel, perlu ada promotion materials seperti brochures, leaflets, booklet, poster atau tourist map, dan layanan serta informasi melalui internet.

Agar informasi yang disampaikan pemasar tersebut dapat sesuai dengan kenyataan layanan di lapangan maka sangat perlu kesamaan persepsi dan dukungan dari divisi lainnya. Semua divisi dalam perhotelan mutlak perlu berpemikiran sebagai pemasar khususnya pelayanan prima, baik dari layanan tinggal dan menginap di kamar, makan dan minum, gym, swimming, maupun hiburan di pub yang merupakan bagian dari produk hotel, tandasnya  

Ia mencontohkan bahwa bagian teknik juga harus memahami pelayanan yang prima, tidak hanya masalah kelistrikan saja, karena sangat biasa orang-orang teknik harus melayani atau kontak langsung dengan customer.  

Menutup presentasi Adinda menawari para mahasiswa untuk bisa bergabung dengan dengan Rich Hotel. Ia memberikan gambaran banyak hal positif yang dapat diperoleh dengan bekerja dio hotel mulai dari fasilitas harian sampai travelling  keluar negeri.  Bagi yang berminat bisa mencoba mendaftar nanti setelah lulus, siapa tahu dapat bergbung bersamanya, ungkap Adinda.

Keterangan gambar

1. Adinda Tetrasari menjawab pertanyaan mahasiswa UTY didampingi moderator Ratna L Dewanti, SE,MM.

2. Adinda Tetrasari dan Ratna L Dewanti, SE MM saat kulaih umum Manajemen Pemasaran di UTY.