Alumni UTY Jadi Asisten Manajer Kliring Bank Indonesia Yogyakarta

Memiliki alumni yang sukses menempati posisi penting merupakan kebanggaan tersendiri, ungkap Dra. Lilis Endang Wijayanti, M.Si, Akt, CA Kaprodi D3 Akuntansi pada acara kuliah praktisi bertajuk Pengawasan Kliring oleh Bank Indonesia,  di Kampus 2 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY).  Saya sangat bangga karena yang ditugaskan oleh Bank Indonesia Yogyakarta adalah Yanti Sutinah, SE yang merupakan alumni dari UTY tahun 1990, yang kini menjadi Asisten Manajer Bidang Kliring Bank Indonesia Yogyakarta.

Yanti Sutinah menyampaikan Sesuai Undang-Undang tugas Bank Indonesia yaitu mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Dan untuk mewujudkan sistem pembayaran yang efisien, cepat, aman dan andal yang emndukung stabilitas sistem keuangan maka , Bank Indonesia menyelenggarakan sistem kliring antar bank yang dikenal dengan nama Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).        Para mahasiswa  sangat antusias mengikuti acara tersebut karena secara rinci Yanti Sutinah menyampaikan berbagai hal teknis dalam  SKNBI, mulai dari pelaksanaan kliring nasional, kliring lokal, persyaratan menjadi SKNBI,  sampai manajemen resiko.

Sebagaimana yang digariskan oleh BI, Yanti menyampaikan bahwa Penyelenggaraan SKNBI juga tak luput dari kemungkinan risiko terjadinya gagal bayar. Dalam rangka mencegah terjadinya gagal bayar pada saat setelmen hasil kliring dari peserta SKNBI, BI mewajibkan setiap peserta untuk menyediakan sejumlah dana dengan jumlah tertentu pada setiap awal hari sebelum kegiatan kliring kredit dan kliring debet dimulai atau dikenal dengan istilah minimum prefund.   Penyediaan minimum prefund pada kliring debet dapat berupa cash maupun collateral (surat berharga). Sedangkan penyediaan minimum prefund pada kliring kredit hanya dapat berupa cash. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memenuhi prinsip-prinsip manajemen risiko atas penyelenggaraan kliring yang bersifat multilateral netting sesuai standar Core Principles yang dikeluarkan oleh Bank for International Settlement (BIS).  

Keterangan Gambar

Yanti Sutinah, SE menyampaikan presentasi di Kampus 2 UTY