Peluang Startup Sangat Cerah

Startup atau wirausahawan bidang teknologi informasi, memiliki peluang yang sangat cerah, seiring terus meningkatnya pengguna internet. Menurut data APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), pengguna internet aktif Indonesia tahun 2014 sebanyak 88,1 juta orang. Sedangkan Lembaga riset Portio Research memprediksi jumlah unduhan aplikasi mobile akan mencapai 200 miliar per tahun secara global pada 2017, dengan pendapatan global diperkirakan mencapai US$ 63,5 miliar, jelas Narendra Wicaksono Pendiri dan CEO Dicoding.com dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) Senin 2 Mei 2015. 

Narendra Wicaksono adalah Pendiri dan CEO Dicoding.com. Sebelumnya ia menjabat sebagai Developer Manager di Microsoft, untuk level Asia Pasific dan berbagai jabatan di Nokia. Menurut Narendra, sejak diluncurkan di awal tahun 2015, lebih dari 500 pengembang aplikasi telah bergabung di Dicoding.com. Di tempat ini, para developer dengan berbagai skills dipertemukan dengan pihak pemilik proyek yang sedang berencana membangun aplikasi mobile, imbuhnya.

Seminar itu juga menghadirkan Eka Wirya, Business Development Tokopedia, yang merupakan mall online terbesar di Indonesia. Tokopedia merupakan tempat berkumpulnya toko online / online shop terpercaya se-Indonesia. Eka Wirya menyampaikan bahwa saat ini terdapat jutaan produk dengan harga sangat menarik di Tokopedia. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan kiat-kiat agar bisnis startup dapat tumbuh dan mampu bersaing di tengah-tengah iklim persaingan digital yang makin menguat, dan bagaimana menjalankan proses bisnis online dengan tatacara yang baik.  Baru-baru ini Tokopedia mendapatkan pendanaan segar senilai 1,2 triliun rupiah dari investor, dan terpilih sebagai finalis perusahaan yang paling berpotensi menurut World Economic Forum 2015.

Pembicara lain adalah Istofani Api Diany, lulusan Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang dulunya bekerja di perusahaan multinasional, dan kini mendirikan Fitinline.com. Ia menyampaikan betapa pentingnya menemukan ide kreatif dan inovatif. Membuka usaha jahit, atau membuka toko fashion online adalah hal biasa. Tetapi inovasi mendirikan  ‘portal for clothing creation’  merupakan hal yang berbeda. Kepada para peserta seminar ia meyakinkan bahwa membuka usaha sendiri memberikan tantangan, peluang dan kebahagiaan yang jauh lebih besar dibandingkan masih kerja di korporat. Ia pun menyampaikan kiat-kiat memulai bisnis online, bagaimana terus berinovasi dan berkreasi, serta bagaimana mengelola konsumen. Masih sangat banyak peluang bisnis online, asalkan bisa jeli membaca peluang dan kreatif memunculkan ide, tandas Istofani.

Melalui tiga pembicara tersebut para peserta mendapat banyak pelajaran untuk menjadi startup. ‘”Sharing dari para pembicara memberikan motovasi yang besar bagi mahasiswa dan sangat inspiratif”, ungkap para peserta seminar.

Keterangan Gambar :

 1.  Isofani sedang presentasi di Seminar Nasional UTY

2.  Peserta seminar antusias mengikuti acara Seminar Nasional Teknologi Informasi di UTY