Big Data Analytics & Technology

Beno sedang menyampaikanpresentasi di UTY

Ir. Beno Kunto Pradekso, M.Sc sedang menyampaikan presentasi di UTY

 

Kemudahan akses internet dan pesatnya perkembangan smartphone dengan berbagai aplikasi berbasis internet telah menghasilkan data online dengan jumlah yang sangat besar, yang dikenal dengan Big Data. Penggunaan berbagai akun digital, berupa facebook, twitter, whats apps, email, dan lainnya, yang menghasilkan data dalam jumlah sangat besar kini terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Begitu juga dengan perusahaan-perusahaan e-commerce seperti Gojek, Lazada, Tokopedia, Bukalapak dan sejenisnya. Meningkatnya Big Data tersebut mendorong Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) untuk berupaya membekali para mahasiswanya dengan kemampuan menganalisa Big Data serta menguasai teknologi yang terkait dengan Big Data tersebut.

Salahsatunya berupa seminar Big Data bertajuk “Big Data Analitycs and Technology” yang diselenggarakan pada tanggal 16 Oktober 2015 oleh Prodi Pendidikan Teknologi Informasi UTY. Hadir sebagai pembicara pada seminar tersebut pakar sekaligus praktisi Big Data,  Ir. Beno Kunto Pradekso, M.Sc., seorang alumni Delft University of Technology Belanda, yang kini menjadi CEO (Chief of Executive Officer) PT. Solusi 247 yang merupakan perusahaan TIK penyedia teknologi dan solusi penanganan Big Data. Dalam paparannya Beno menyampaikan bahwa di awal perkembangan TIK, data tidak seberapa besar. Namun hanya dalam beberapa tahun berselang, di era digital saat ini hampir semua kegiatan manusia menghasilkan data digital yang sangat besar dan beragam. Dalam kesempatan itu Beno memberikan teknik-teknik dalam melakukan analisa Big Data.  

Menurut Beno data yang sangat besar tersebut merupakan informasi yang bisa menjadi peluang yang sangat baik di bidang ekonomi, bisnis, kesehatan, keamanan, dan lainnya, jika dapat dianalisa dengan tepat. Fakta menunjukkan saat ini berbagai perusahaan telah berhasil mendapatkan keuntungan milyaran dengan menyediakan pengelolaan dan “menjual” informasi dari Big Data. Google merupakan pelopor bisnis raksasa dengan basis Big Data tersebut.  Pesatnya perkembangan Big Data tersebut menuntut inovasi teknologi guna pemanfaatan dalam kehidupan manusia terkait dengan Big Data. Beberapa inovasi teknologi telah dapat memanfaatkan Big Data untuk bisnis, pertanian, kesehatan, pertanian, pemerintahan dan pengembangan bahasa.  Salah satu contoh pemanfaatan di bidang bisnis adalah perusahaan Fedex dan UPS, yang bisa tetap leading pada harga premium, dengan fokus pada tracking data online. UPS misalnya mempunyai program ‘on-road integrated optimazion and navigation’ (ORION), untuk memandu pengambilan dan pengiriman dokumen, jelasnya 

Para mahasiswa sangat antusias mengikuti acara-acara yang terkait dengan topik Big Data tersebut. Beberapa diantaranya menanyakan peran penggunaan Big Data ini dalam hal kesehatan dan penanggulangan penyakit, seperti HIV AIDS atau Influenza