Teknik Sipil : Studi Lapangan Proyek Jalan Tol

UTY mendapat penjelasan dari Pelaksana Pembangunan Proek Jalan Tol Bawen - Solo

UTY mendapat penjelasan dari Pelaksana Pembangunan Proyek Jalan Tol Bawen - Solo

Pembangunan jalan tol menjadi kebutuhan mutlak untuk memberikan solusi terhadap fenomena kemacetan lalu lintas yang semakin parah seiring peningkatan jumlah kendaraan yang sangat pesat saat ini. Oleh karena fasilitas jalan yang memungkinkan kelancaran transportasi antar wilayah menjadi faktor sangat penting dalam kehidupan, termasuk dalam bidang ekonomi, maka kebutuhan pembangunan jalan tol seakan tak ada habisnya, ungkap Adi Setyabudi Bawono, ST, MT Kaprodi Tekink Sipil Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY). 

Sehubungan dengan hal itu Prodi Teknik Sipil UTY, menaruh perhatian besar dalam pembelajaran tentang jalan raya.  Selain mempelajari teori tentang pembangunan jalan raya di bangku kuliah, para mahasiswa Teknik Sipil UTY juga diajak studi lapangan ke area pembangunan jalan. Salah satunya kunjungan ke area pembangunan Jalan Tol Bawen – Solo yang dilakukan pertengahan Nopember 2015 ini, ungkap Adi Setyabudi. Ia menyampaikan bahwa kunjungan ke area pembangunan jalan rutin dilakukan. Pada tahun 2014 lalu para mahasiswa Teknik Sipil UTY  juga melakukan studi lapangan di Jalan Tol Semarang – Bawen, tambahnya

Mahasiswa Teknik Sipil UTY mengamati proses dan hasil pekerjaan sipil  Proyek Jalan Tol Bawen - Solo

Mahasiswa Teknik Sipil UTY mengamati proses dan hasil pekerjaan sipil Proyek Jalan Tol Bawen - Solo

Dalam kuliah lapangan tersebut, para mahasiswa UTY memperoleh pencerahan berupa kuliah umum dari Project Manager Jalan Tol Bawen – Solo, terkait dengan pelaksanaan pekerjaan  proyek jalan tol Bawen – Solo, dari aspek ketekniksipilannya. Selain itu juga disampaikan kendala-kendala yang terjadi di lapangan, yang berbeda-beda pada satu tempat dengan tempat yang lain. Para mahasiswa sangat antusias mengikuti kagiatan lapangan tersebut, karena dapat melihat dan mengenal lapangan secara nyata. Hal ini dapat menguatkan teori yang dipelajari di bangku kuliah, serta memberikan gambaran penerapan dari teori yang dipelajari selama ini.

Usai kuliah umum para mahasiswa diajak mengunjungi tiga titik lokasi proyek untuk pengenalan dan pengamatan pekerjaan proyek jalan tol. Di lokasi pertama mahasiswa UTY diberikan gambaran bagaimana jalannya pekerjaan galian dan timbunan.  Di lokasi kedua mahasiswa UTY diajak mengamati lebih banyak tentang kegiatan bongkar muat tanah. Sedangkan di lokasi ketiga para mahasiswa mempelajari bagaimana proses perataan tanah.  Selain diberi penjelasan dari Project Manager, mahasiswa juga memperoleh gambaran aplikasi lapangan dari teori yang dipelajari di kelas oleh Adi Bawono yang menjadi pembimbing mahasiswa sekaligus dosen mata kuliah perbaikan tanah.

Dari kunjungan lapangan tersebut para mahasiswa dan dosen memeperoleh banyak pengetahuan baik dari sisi ketekniksipilan maupun kendala-kendala non teknis yang terjadi dalam pembangunan jalan, diantaranya masalah alotnya pembebasan tanah dan kendala penyediaan material.