TIM BETON TEKNIK SIPIL UTY – RUNNER UP LOMBA KUAT TEKAN BETON NASIONAL 2016

Sebuah kebanggan tersendiri bagi Universitas Tekonologi Yogyakarta (UTY) ketika mahasiswa program studi Teknik Sipil UTY kembali mengharumkan kota Yogyakarta dikancah nasional. Tiga mahasiswa Teknik Sipil UTY, Melania Ferawati, Aji Setyo Rusliawan dan Dwi Ahmadi berhasil, meraih juara Runner Up Lomba Kuat Tekan Beton (LKTB) 2016 di UK Petra Surabaya. Tiga calon civil engineer UTY yang tergabung dalam tim beton “Laksamana Ganesha”, berhasil menyisihkan 90 tim dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta se Indonesia.

LKTB 2016 yang mengangkat tema “Low Cement Concrete,” menantang para peserta untuk membuat beton dengan biaya yang murah dan jumlah semen yang sedikit, namun memiliki kuat tekan yang tinggi. Dengan tema tersebut, peserta ditantang pula ntuk membuat beton dengan pemanfaatan limbah pembakaran batu bara (fly ash), pasir silika, dan kapur. Material yang  yang digunakan dalam pembuatan beton ini baru diketahui peserta sehari sebelum lomba atau saat Briefing Day. Saat itu peserta diberitahu jenis material yang akan digunakan seperti pasir Lumajang, kerikil Mojokerto, admixture berupa silica fume, superplasticizer dan jumlah semen yang digunakan sebesar 275 kg untuk 1m³. Sebelum mendapatkan material, peserta diharuskan menghitung kebutuhan bahan yang mereka pergunakan dalam waktu 1 jam. Bahan yang didapat hanya sesuai permintaan pada saat perhitungan dan harus digunakan semuanya pada saat pembuatan beton.

Babak penyisihan diikuti 90 tim. Semua beton yang telah dicetak saat penyisihan akan diuji setelah mencapai umur 28 hari. Untuk babak final yang terpilih hanya sepuluh tim yang memiliki point tertinggi. Babak final di gelar di Ciputra World Surabaya, sepuluh tim yang lolos diminta untuk mempresentasikan tentang inovasi pembuatan beton mutu tinggi dengan biaya yang rendah dan ramah lingkungan. Pada tahap final ini diambil empat besar kejuaraan dan tim UTY berada di posisi runer-up nasional.

Prestasi ini sangat membanggakan karena ini adalah kali pertama kali mengikuti kejuaraan ini namun mampu menyisihkan perguruan tinggi lain yang  sering berpartisipasi.  Menurut dosen pembimbing tim beton UTY, Algazt Aryad Masagala S.T.,M.Eng, hasil yang didapatkan merupakan hal istimewa untuk tim yang baru pertama kali mengikuti perlombaan tersebut. Dengan hasil ini diharapkan tahun berikutnya bisa menorehkan hasil yang lebih baik.