Indonesia Masih Membutuhkan Profesional Keuangan Dalam Jumlah Besar

Triyanto, Akt, CPA Kasubbid Pengembangan Profesi Akuntan, PPPK Kementerian Keuangan RI sedang menyampaikan materi

Triyanto, Akt., CPA. Kasubbid Pengembangan Profesi Akuntan, PPPK Kementerian Keuangan RI sedang menyampaikan materi

“Indonesia yang memiliki penduduk lebih dari 250 juta orang ini, masih membutuhkan profesional keuangan dalam jumlah besar. Kondisi ini sangat potensial menjadi incaran para profesional dari negara lain khususnya Filipina dan Singapura”, kata Triyanto, Akt. CPA Kasubbid Pengembangan Profesi Akuntan, Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Kementerian Keuangan RI pada acara “Sosialisasi – Peranan Kementerian Keuangan Sebagai Pembina Profesi Keuangan dan Pengenalan Profesi Keuangan di Dunia Kerja,” di Kampus 1 UTY Jum’at (29/10). Kegiatan yang merupakan hasil kerjasama antara Universitas Teknologi Yogyakarta dengan Kemenkeu RI diikuti lebih dari 200 mahasiswa UTY.

Mahasiswa UTY menyimak paparan narasumber sosialisai dari Kemenkeu

Mahasiswa UTY menyimak paparan narasumber sosialisai dari Kemenkeu

Dalam kesempatan itu Triyanto secara rinci menjelaskan berbagai profesi bidang keuangan diantaranya Akuntan, Akuntan Publik, Teknisi Akuntansi, Penilai, Penilai Publik, dan Aktuaris. Diantaranya ia menjelaskan bahwa penilai / appraiser merupakan seorang ahli yang memiliki ijin/register untuk memberikan estimasi nilai dan pendapat atas nilai ekonomis dari suatu objek penilaian pada saat tertentu, sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI). Sedangkan Aktuaris bekerja dengan mengaplikasikan ilmu keuangan dan teori statistik untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bisnis aktual, seperti analisis kejadian masa depan yang berdampak pada segi finansial. Kedua profesi ini semakin dibutuhkan di era yang semakin modern ini, tambahnya. Selain itu Triyanto menjelaskan bagaimana tugas dan fungsi PPPK dalam penyiapan rumusan kebijakan, pembinaan, pengembangan dan pengawasan atas profesi keuangan. Ia juga menyampaikan bagaimana pelaksanaan administrasi registrasi dan perizinan berbagai profesi bidang keuangan serta pembinaan dan pengembangannya.

Dr. Ir. Arief Hermawan, MT Dekan Fakultas Bisnis dan Teknologi Informasi sedang menyampaikan sambutan

Dr. Ir. Arief Hermawan, MT Dekan Fakultas Bisnis dan Teknologi Informasi sedang menyampaikan sambutan

Sementara itu Dr. Ir. Arief Hermawan, MT Dekan Fakultas Bisnis dan Teknologi Informasi UTY dalam kata sambutannya mewakili Rektor UTY, menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, yakni untuk mengetahui kebutuhan dan peluang kerja profesi keuangan di Indonesia. Menurutnya masih banyak profesi bidang keuangan yang menjanjikan peluang pesar bagi lulusan, namun belum populer di masyarakat, diantaranya jasa penilai dan aktuaris. Padahal profesi ini sangat menjanjikan dari segi prospek maupun penghasilannya, ungkapnya.