Public Lecture UTY, Hadirkan Praktisi Bisnis Internasional dari India

Shaurabh Shah memberikan kuliah umum di UTY

Shaurabh Shah memberikan kuliah umum di UTY

Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) kembali menghadirkan public lecture berskala internasional.  Sehari sebelumnya (Jum’at 14/10), UTY menghadirkan Duta Besar RI untuk Rusia. Kali ini UTY menghadirkan Shaurabh Shah, CEO Universal Business & Corporate Service Centre India. Dalam kata sambutannya Dr. Eko Setyo Humanika, MHum, Wakil Rektor yang menangani kegiatan mahasiswa, menyampaikan bahwa dipilihnya Shaurabh Shah, seorang praktisi bisnis yang telah mempunyai reputasi besar dalam bidang bisnis internasional, dilandasi komitmen dan keinginan yang kuat dari UTY untuk memberikan bekal dan wawasan kepada mahasiswa terkait bisnis internasional. Eko Setyo juga mengajak mahasiswa untuk memiliki komitmen yang sama untuk maju dengan wawasan internasional. Kepada para peserta kuliah umum yang terdiri dari mahasiswa jurusan Akuntansi, Manajemen dan Hubungan Internasional UTY, ia meminta untuk menggali ilmu yang sebanyak-banyaknya dari apa yang disampaikan oleh Shaurabh Shah.

Mahasiswa UTY antusias mengikui paparan Shaurabh Shah

Mahasiswa UTY antusias mengikui paparan Shaurabh Shah

Dalam kuliah umum Sabtu (15/10/2016) yang bertajuk “Doing Business in International Market” tersebut, Shaurabh mengatakan “tatanan bisnis dunia terus berubah seiring dengan pesatnya perkembangan bisnis internasional di era terbuka saat ini”. Untuk itu Shaurabh yang telah lama berkecimpung di bisnis dan konsultasi di tingkat internasional menjelaskan secara rinci hal-hal yang terkait dengan bisnis internasional, mulai dari karakteristik lingkungan bisnis dan pasar, hukum bisnis, etika bisnis, dan diplomasi yang berbeda-beda pada masing-masing negara. 

Terkait dengan hukum bisnis Shaurabh menyampaikan bahwa semakin baik sistem hukum di suatu negara maka semakin tinggi tingkat kepastian hukumnya. Begitu pula sebaliknya. Sehingga ia mengatakan, setiap pelaku bisnis internasional harus mengerti hukum bisnis internasional, agar tidak terjadi kekeliruan yang bisa mengakibatkan kerugian. Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan bagaimana trik-trik untuk memulai bisnis internasional. Diantaranya secara aktif mengikuti pameran-pameran di luar negeri yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar, Konsulat Jenderal atau lembaga-lembaga lainnya, serta menjalin networking dengan para pelaku bisnis di luar negeri, tambahnya.