Jadikan Service Excellence Sebagai Aura Dan Kepribadian UTY

Rektor UTY Dr. Bambang Moertono Setiawan, MM., Akt., CA. memberikan sambutan

Rektor UTY Dr. Bambang Moertono Setiawan, MM., Akt., CA. memberikan sambutan dan pengarahan

Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada customer, Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) mengadakan kegiatan sarasehan kepada karyawan edukatif dan non edukatif. Sarasehan yang bertajuk “Academic Excellence & Service Excellence Menuju UTY Unggul”, yang berlangsung di Kampus 1 UTY 23-24 Januari 2017. Sarasehan tanggal 23 Januari 2017 ditujukan kepada seluruh karyawan non edukatif UTY dengan narasumber Rektor UTY, Wakil Rektor UTY, Ketua Yayasan Dharma Bhakti IPTEK,  dan Prof. Emita Wahyu Astami, PhD, MBA., Akt.         

Penyerahan SK kepada Karyawan Non Edukatif oleh Drs. H Iskandar Abdurrahman selaku Ketua Yayasan Dharma Bhakti IPTEK, disaksikan Sekretaris yayasan Dr. Hj Zulhawati, MM.

Penyerahan SK kepada Karyawan Non Edukatif oleh Drs. H Iskandar Abdurrahman selaku Ketua Yayasan Dharma Bhakti IPTEK, disaksikan Sekretaris yayasan Dr. Hj Zulhawati, MM.

Dalam paparannya Rektor UTY, Dr. Bambang Moertono Setiawan, MM, Akt., CA menyampaikan bahwa dalam masa jabatannya selama dua tahun ke depan ini, ia akan meneruskan program dan kegiatan Rektor sebelumnya dengan beberapa hal penyesuaian yang dianggap perlu.  Ia menegaskan bahwa pelayanan prima kepada seluruh customer menjadi perhatian yang besar. Untuk itu ia akan lebih memprioritaskan program dan kegiatan yang sifatnya intern dan peningkatan kualitas layanan. Sedangkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya ekternal tetap akan diselenggarakan, namun secara lebih selektif. Lebih lanjut Bambang Moertono menyampaikan bahwa dalam meningkatkan kualitas layanan ia sangat memperhatikan kenyamanan para karyawan dalam bekerja, mulai dari sisi fisik tempat bekerja sampai dengan kejelasan status kepegawaian. Salah satu wujudnya, pada saat itu pula diberikan Surat Keputusan (SK) penetapan status dan masa kerja karyawan-karyawan non edukatif. Pemberian SK ini disambut oleh para karyawan dengan penuh suka cita. 

Dalam kesempatan itu pula Bambang Moertono mengajak seluruh karyawan UTY untuk bersama-sama melakukan perubahan dan peningkatan diri (continuous improvement) untuk membawa UTY menjadi unggul sebagaimana visi yang ada selama ini. Selain itu ia meminta para karyawan untuk bisa tanggap terhadap lingkungan kerja, sehingga kerja tidak harus menunggu perintah. Sedangkan untuk bisa memberikan keadilan dan motivasi untuk aktif dan berprestasi, ia akan senantiasa menerapkan job analisis.

Wakil Rektor II UTY Bahagia Tarigan, SE, MSi Akt., CA., CPA menyampaikan sambutan

Wakil Rektor II UTY Bahagia Tarigan, SE, MSi Akt., CA., CPA menyampaikan sambutan dan pengarahan

Sementara itu Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan SDM,  Bahagia Tarigan, SE., MSi, Akt., CA., CPA menyampaikan bahwa pelayanan prima kepada mahasiswa sangatlah penting.  Dengan pelayanan yang baik akan menjadikan mahasiswa betah dan bangga kepada UTY, yang selanjutnya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa untuk kuliah di UTY. “Bagaimanapun juga peningkatan jumlah animo mahasiswa bagi perguruan tinggi swasta menjadi indikasi keberhasilan dalam pengelolaannya. Jumlah mahasiswa juga menjadi modal dalam kelangsungan pengelolaan perguruan tinggi jauh ke depan” kata Bahagia Tarigan. Untuk itu ia mengajak para karyawan untuk introspeksi ‘apakah selama ini sudah memberikan pelayanan yang terbaik’. Sesuai dengan bidangnya, Bahagia Tarigan juga menjelaskan aturan-aturan teknis dalam bekerja, diantaranya aturan tentang hak cuti.

Sedangkan Prof Emita W. Astami menyampaikan bahwa  semua orang  mempunyai peran penting dalam pelayanan prima. Sehingga terwujudnya service excellence/pelayanan prima dimulai dari kita masing-masing. Dalam melayani customer yang terdiri dari mahasiswa, teman sejawat, tamu, atasan atau staff, ia mengajak para karyawan UTY selalu mengedepankan senyum, sapa dan salam. Menurutnya senyum yang tulus akan memberikan ketenangan, kebahagiaan dan persahabatan yang hangat kepada customer.

Prof.  Dr. Emita Wahyu Astami, MBA., Akt, sedang memaparkan materi

Prof. Emita Wahyu Astami, PhD., MBA., Akt, sedang memaparkan materi

Senyum juga mengartikan bahwa kita siap memberikan pelayanan prima. Sedangkan ‘sapa’ merupakan ekspresi dari rasa emphaty kepada customer. Menyapa dengan penuh emphaty, atau menyapa yang didasari rasa ‘bagaimana jika menjadi menjadi customer’, akan memberikan solusi yang menyejukkan dan  bijaksana. Menurutnya pekerjaan kita merupakan lahan ibadah.  “Menjadikan customer merasa puas dan bahagia, adalah suatu ibadah yang sangat bernilai” lanjutnya. Untuk menjadikan customer puas, ia mengajak untuk bisa memberikan pelayanan yang melebihi ekspektasi/harapan customer. Jika semua orang di UTY sudah berpikir dan berupaya untuk memberikan kepuasan kepada customer maka hal itu akan menjadi aura pelayanan UTY.  Marilah kita jadikan service excellece/layanan prima menjadi aura dan kepribadian UTY, ajak Prof Emita W Astami.          

Sementara itu Ketua Yayasan Dharma Bakti IPTEK, Drs. H Iskandar Abdurrahman dalam kata sambutannya mengatakan bahwa dulu di awal-awal berdirinya UTY tahun 2002, dilakukan acara ziarah kepada para pendiri dan orang-orang yang telah berkontribusi besar dalam sejarah UTY. Untuk itu ia berharap ke depan tradisi ziarah tersebut akan terus dilakukan oleh para pengelola UTY, setidaknya saat ulang tahun UTY.