Gelorakan Nasionalisme, Cegah Gangguan Kabtibmas

Wakapolda DIY, Drs. Teguh Sarwono, M.Si, didampingi Dr. Junaidi, MSi, (kiri) dan Wakil Rektor UTY Bidang Kemahasiswaan, Drs. Surya Darmawan, M.M di Kampus 1 UTY

Wakapolda DIY, Kombes Pol. Drs. Teguh Sarwono, M.Si didampingi Dr. Junaidi, M.Si (kiri) dan Wakil Rektor UTY Bidang Kemahasiswaan, Drs. Surya Darmawan, M.M di Kampus 1 UTY

“Perkembangan dinamis masyarakat DIY menuntut perhatian semua elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Yogyakarta sebagai kota budaya dan pendidikan dengan ratusan ribu siswa sekolah dan mahasiswa tentu memiliki tantangan dan masalah yang kompleks.” kata  Kombes Pol.  Drs. Teguh Sarwono, M.Si, Wakapolda DIY dalam kuliah umum di Kampus 1 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) Rabu 15 Maret 2017. Kuliah umum yang bertemakan “Isu-Isu Penting Dalam Perspektif  KAMTIBMAS”, tersebut diselenggarakan oleh Resimen Mahasiswa UTY,  diikuti oleh lebih dari 100 mahasiswa UTY.

Didampingi moderator Dr. Junaidi dan Wakil Rektor UTY Bidang Kemahasiswaan Drs. Surya Darmawan, M.M, Teguh Sarwono menyampaikan bahwa deteksi dini dan upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) perlu dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan peran aktif semua elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Lebih lanjut Teguh Sarwono mengungkapkan bahwa salah satu contoh  potensi gangguan Kabtibmas di era digital sekarang ini, adalah banyaknya isu-isu yang beredar di kalangan masyarakat yang belum pasti kebenarannya. Penyalahgunaan media sosial telah memberikan ancaman yang patut diwaspadai saat ini. Tidak jarang masyarakat terprovokasi dan bertindak anarkis, hanya karena berita bohong yang sengaja disebarluaskan untuk menumbuhkan kebencian antar elemen masyarakat. Provokasi tersebut merupakan potensi ancaman yang dahsyat terhadap kesatuan bangsa Indonesia, baik dari internal maupun eksternal, jelas Teguh Sarwono.

Kombes Pol. Teguh Sarwono, M.Si memaparkan materi Kamtibmas dihadapan mahasiswa UTY

Kombes Pol. Teguh Sarwono, M.Si memaparkan materi Kamtibmas dihadapan mahasiswa UTY

Untuk itu rasa nasionalisme harus terus digelorakan kepada seluruh warga negara Indonesia, termasuk mahasiswa agar persatuan antar elemen bangsa terus terjalin sepanjang masa. Mahasiswa sebagai agen perubahan bangsa, dituntut menjadi teladan dalam menjunjung tinggi rasa persaudaraan dengan seluruh elemen masyarakat. Keteladanan ini sangat efektif dalam mencegah gangguan kamtibmas, kata Teguh Sarwono.

Dalam kesempatan itu pula Teguh Sarwono berpesan kepada para mahasiswa untuk mengingat lagi pesan dari Presiden RI ke-1, yang berbunyi “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir para penjajah, tetapi perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri,”

Mengakhiri paparannya Teguh Sarwono menyampaikan bahwa POLDA DIY mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada UTY atas hibah 4 pos polisi setingkat Pos Shabara yang diperuntukkan menunjang kegiatan operasional anggota POLDA DIY. Begitu juga, terima kasih kepada seluruh jajaran Resimen Mahasiswa UTY yang telah menyiapkan secara teknis seluruh rangkaian kuliah umum tersebut, ungkapnya.

Sementara itu Surya Darmawan menyampaikan bahwa kuliah umum Kamtibmas ini penting bagi mahasiswa, karena keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan prioritas utama dalam menjamin kelangsungan kehidupan bermasyarakat suatu negara, termasuk Indonesia. Maka sudah seharusnya para mahasiswa yang notabene merupakan generasi bangsa yang terdidik, menjadi garda terdepan dalam berjuang dan bersatu demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing, dan secara luas mendukung lestarinya NKRI.