Konser PSM UTY, Tampil Memukau Di Taman Budaya Yogyakarta

Paduan Suara Mahasiswa UTY tampil memukau di gedung Societet - Taman Budaya Yogyakarta

Paduan Suara Mahasiswa UTY tampil memukau di gedung Societet Militair - Taman Budaya Yogyakarta

Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) kembali mengadakan konser di depan umum.  PSM UTY yang akrab dengan sebutan PSM Nada – Narawungi Dasandriya tersebut, Selasa 7 Februari 2017 tampil memukau di Gedung Societet Militair – Taman Budaya Yogyakarta. Gedung di Pusat kota Yogyakarta berkapasitas 500 orang, yang disiapkan khusus untuk pentas aneka cabang seni tersebut terisi penuh saat konser PSM UTY bertajuk “Affectio & Harmony” berlangsung.

Rektor UTY Dr. Bambang Moertono Setiawan, MM, Akt., CA menyambut baik kreatifitas PSM UTY untuk tampil baik di depan umum tersebut. Terlebih adanya rencana PSM UTY mengikuti sebuah festival paduan suara internasional di Singapura bulan Juli mendatang. Untuk itu ia akan terus mendorong agar persiapan dan latihan semakin berkualitas.   

Sementara itu Drs. Surya Darmawan, MM Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UTY dalam sambutannya mengatakan bahwa UTY merasa bangga atas kesuksesan dan prestasi-prestasi PSM UTY, termasuk diantaranya gelaran konser kali ini yang merupakan konser tahunan yang keempat. “Kami salut dengan semangat mahasiswa dalam mempersiapkan konser ini. Semoga di masa  mendatang akan semakin banyak even konser, dengan skala yang lebih besar,” ungkap Surya Darmawan.

Dalam konser tersebut PSM UTY membawakan beberapa lagu yang terbagi dalam 3 sesi. Sesi pertama  menampilkan genre musik sakhra dengan lagu berjudul A Clare Benediction, dan There’s A Kind of Hush. Para penyanyi PSM UTY yang tampil dengan balutan busana indah dan serasi yang ditata oleh Garneta mahasiswa Prodi Manajemen UTY tersebut, mendapatkan sambutan meriah dari penonton. Tepuk tangan meriah selalu diberikan para penonton setiap selesai menyanyikan satu lagu.

Sesi kedua menampilkan lagu-lagu pop. Tiga lagu yang dinyanyikan adalah Sempurna milik Andra And The Backbone, Lebih Indah milik Adera, dan Tak Gendong milik Mbah Surip. Dengan aransemen yang ditata sedemikian ‘apik’, konser tersebut menjadi sangat menarik. Applaus panjang penonton bergema pada akhir sesi ini.

Luapan kegembiraan seluruh personil paduan suara mahasiswa UTY usai sukses tampil dalam konser Affectio & Harmony, yang disambut applaus penonton

Luapan kegembiraan seluruh personil Paduan Suara Mahasiswa UTY usai sukses tampil dalam konser bertajuk 'Affectio & Harmony', yang disambut applaus penonton

Adapun sesi ketiga menampilkan genre folklore, dengan menampilkan lagu-lagu daerah terdiri Borneo Medley (Kalimantan), Romo Ono Maling (Jawa), Luk-luk Lumbu (Jawa) dan Rame-rame (Maluku). Tak kalah dengan sesi-sesi sebelumnya, maka pada sesi inipun sambutan sangat meriah dari penonton. Selain dinyanyikan bersama, lagu-lagu yang ditampilkan tersebut dipimpin dua orang yang bernyanyi secara solo. Tidak hanya menyanyi, seluruh penyanyi juga menari dengan indah dan rampak sesuai dengan irama lagu.

Konser menjadi lebih meriah dengan MC Sandy  dan Diah Prameswari  (mahasiswa UTY) yang membawakan acara dengan humor-humor yang segar. Konser ditutup pukul 10.00. Meski sudah resmi ditutup, saat itu penonton tidak langsung beranjak, banyak diantaranya mereka masih terkesima, dan banyak juga yang melakukan foto bersama.

Dengan suksesnya konser tersebut, ketua konser PSM UTY, Aulia Ramadhan mengucapkan terima kasih kepada pihak Rektorat UTY dan semua pihak yang telah mendukung konser kali ini. Ia menyebutkan bahwa persiapan konser hampir dua bulan. “Setelah konser ini mereka akan tetap latihan guna mempersiapkan diri mengikuti festival paduan suara di Singapura” kata Aulia. Untuk itu iapun mohon do’a dari penonton dan seluruh civitas academica UTY, agar bisa berprestasi di forum international sebagaimana kakak-kakak angkatannya.