Kuasai Software Akuntansi, Agar Tidak ‘Gaptek’

Mahasiswa Akuntansi UTY sedang mengikuti workshop Acurate di kampus 1 UTY

Mahasiswa Akuntansi UTY sedang mengikuti workshop Accurate di Kampus 1 UTY

Seiring era perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, kini telah berkembang berbagai  software akuntansi yang dapat membantu para akuntan dalam melakukan pelaporan keuangan secara mudah dan efesien, diantaranya zahir, myob, accurate, dan cloud accounting. Sehingga lulusan akuntansi dituntut menguasai pengetahuan dan konsep akuntansi sekaligus aplikasinya yang berteknologi informasi. Terkait dengan hal itu Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMASI) Fakultas Bisnis dan Teknologi Informasi Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) pada hari Kamis 09 Maret 2017 di Kampus 1 UTY mengadakan kegiatan workshop aplikasi software accurate dengan menghadirkan nara sumber Putri Dwi Kusuma Hapsari, seorang praktisi di bidang perancangan dan aplikasi perangkat lunak.  

Feriyanto Eka Putra selaku ketua panitia mengungkapkan bahwa workshop tersebut merupakan salah satu program kerja Bidang Pendidikan Anggota (DIKTA) – HIMASI UTY. Feriyanto menuturkan bahwa teknologi terus berkembang dari masa ke masa, termasuk teknologi yang diterapkan pada sistem akuntansi. Ia menyampaikan bahwa workshop tersebut dibagi dalam 2 sesi. Dua jam pada sesi pertama diisi penyampaian materi mengenai materi teori tentang software accurate. Sedangkan 2 jam berikutnya merupakan sesi praktik langsung dengan software accurate, dengan laptop masing-masing yang sudah terinstal software accurate.  Para peserta sangat antusias dan fokus dalam mengikuti workshop tersebut dari awal sampai akhir, ungkap Feriyanto.

Dr. Junaidi, M.Si., Ak., CA, Wakil Dekan Fakultas Bisnis dan Teknologi Informasi UTY yang hadir pada workshop itu mengatakan bahwa sebagai calon profesional, mahasiswa akuntansi harus memiliki keterampilan yang baik dalam penyediaan informasi. Selain itu penguasaan konsep jangan dilupakan, karena praktik penyusunan laporan keuangan yang baik harus dilandasi pada kemampuan konsep yang baik pula. Menurutnya dengan mengikuti pelatihan ini peserta dapat menambah wawasan dan mengembangkan kemampuannya di bidang akuntansi sekaligus mampu menerapkannya menggunakan aplikasi teknologi informasi.

Bahagia Tarigan, SE., MSi, Akt., CA., CPA

Bahagia Tarigan, SE., MSi, Akt., CA., CPA

Dalam kesempatan terpisah Bahagia Tarigan SE., MSi, Akt. CA, CPA Wakil Rektor Bidang Keuangan dan SDM UTY, yang saat ini tengah menunggu turunnya ijin Akuntan Publik untuk menjadi Partner KAP dbsd&a Cabang Yogyakarta, menyampaikan bahwa penguasaan terhadap berbagai software aplikasi akuntansi merupakan hal penting bagi mahasiswa akuntansi, agar tidak ‘gagap teknologi / GAPTEK’ ketika memasuki dunia kerja. Karena kini hampir semua perusahaan telah menggunakan aplikasi teknologi dalam pengelolaan keuangannya. Tarigan menyampaikan bahwa kantor-kantor akuntan publik juga sudah menggunakan software dalam melakukan audit. “Sebagai contoh, saat ini KAP dbsd&a menggunakan software yang dikembangkan oleh Kantor Akuntan Publik Walker Wayland, Australia – member firm of BKR International” kata Tarigan.

Sebagaimana yang telah dicanangkan UTY untuk bisa mencetak akuntan-akuntan handal, bahkan bisa menjadi akuntan publik. Sehungga ia menyambut upaya-upaya peningkatan kompetensi mahasiswa akuntansi tersebut. Sebagai alumni Prodi Akuntansi UTY, Tarigan yang beberapa waktu lalu berhasil lulus ujian Certified Public Accountant (CPA), memberikan keyakinan bahwa mahasiswa UTY mampu untuk menjadi CPA asalkan ada kemauan dan kerja keras. Tarigan menyampaikan bahwa para alumni UTY yang sudah lulus ujian CPA pada umumnya sukses berkarya di kantor Akuntan Publik. Selain dirinya, alumni UTY yang lulus CPA yang kini menjadi dosen UTY dan berkarya sebagai manajer di KAP dbsd&a Cabang Yogyakarta, adalah Kristianto Purwoko Widodo, SE, MM, Akt., CA., CPA. 

Selain itu, alumni UTY yang lulus CPA dan kini fokus berkarier di Kantor Akuntan Publik adalah Prasetyo Budi Wibowo, SE., Akt. CPA. Budi Prasetyo kini menjabat sebagai Audit Manajer di KAP Bambang Sudaryono dan Rekan Jakarta. Selama ini Budi Prasetyo sudah melakukan audit di banyak perusahaan besar diantaranya Bank Sulut, Bank Sulselbar, Bank Lampung, PT Berdikari, dan PT Karimun Granite, kata Tarigan.