Menwa, Menjadi Pejuang Dan Pemikir

Siswa Pendidikan Bela Negara mendapat pendidikan kemiliteran di Rindam IV/Diponegoro Magelang

Siswa Pendidikan Bela Negara mendapat pendidikan kemiliteran di Rindam IV/Diponegoro Magelang

Pada tahun ajaran 2016/2017 ini, Satuan Resimen Mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) mengirimkan 21 calon anggota baru untuk mengikuti Pendidikan Dasar Bela Negara di Rindam IV/Diponegoro. Adapun materi pendidikan yang merupakan agenda tahunan Skomen Mahakarta tersebut, diantaranya ilmu dasar militer dan ilmu keprajuritan baik teori maupun latihan praktiknya.

Drs Surya Darmawan, MM Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UTY menyampaikan bahwa animo mahasiswa UTY untuk bergabung menjadi anggota Menwa dalam beberapa tahun ini terus meningkat. Iapun menyambut baik peningkatan animo tersebut, karena merupakan hal yang positif. Surya menyampaikan, fakta menunjukkan bahwa mereka yang saat kuliah tergabung dalam Menwa memiliki kedisiplinan yang tinggi baik saat masih kuliah maupun setelah bekerja. Selain itu mereka memiliki keuletan dan ketangguhan serta teruji memiliki pengetahuan berorganisasi yang sangat baik. Sehingga suatu kewajaran jika setelah lulus mereka akan lebih cepat terserap dunia kerja, tambahnya.

Anggota Menwa Baru melakukan Longmarch sebelum memasuki Markas Menwa UTY
Anggota Menwa Baru melakukan Longmarch sebelum memasuki Markas Menwa UTY

Pendidikan Dasar Bela Negara di Rindam IV/Diponegoro tersebut berlangsung dari tanggal 16 Februari sampai dengan 1 Maret 2017. Sebagaimana tradisi pada tahun-tahun sebelumnya, maka seusai pendidikan dilakukan kegiatan penutupan. Rangkaian kegiatan pendidikan kali ini diantaranya ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara Yogyakarta, longmarch, dan upacara penutupan di  Lapangan Rindam IV/Diponegoro. Pada tanggal 1 Maret 2017 mereka juga mengikuti peringatan serangan umum 1 Maret dengan mempersembahkan sebuah teatrikal di titik penyerbuan. Usai peringatan serangan umum tersebut, dilakukan upacara serah terima siswa kepada perwakilan komandan satuan sebagai tanda bahwa calon anggota menwa telah selesai mengikuti  pendidikan dasar dan dikembalikan ke pada pihak satuan masing – masing.

Meski rangkaian kegiatan pendidikan dasar telah selesai, namun untuk memasuki gerbang Satuan Menwa UTY, mereka harus terlebih dahulu melalui dengan tradisi Satuan Menwa UTY yakni long march dari Jalan Godean menuju kampus 1 UTY Jombor.  Wakhid Kurniawan selaku Dansat Menwa UTY menjelaskan bahwa seluruh anggota baru Menwa UTY dapat mengikuti kegiatan pendidikan dengan baik, serta memiliki semangat yang sangat tinggi.

Dr. Junaidi, MSi menyambut anggota Menwa Baru UTY

Dr. Junaidi, MSi menyambut anggota Menwa Baru UTY

Ketika menyambut Menwa UTY yang barusaja selesai mengikuti pendidikan, Dr. Juanidi, MSi, Akt., CA alumni Menwa UTY, yang kini menjabat sebagi Wakil Dekan Fakultas Bisnis dan Teknologi Informasi UTY, mengatakan bahwa Menwa Indonesia memiliki semboyan “Widya Çastrena Dharma Siddha”, yang berarti “Penyempurnaan Pengabdian Dengan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan.” Sehingga setiap anggota Menwa dituntut untuk dapat menjadi seorang pejuang dengan mengabdikan apa yang diperoleh dari Resimen Mahasiswa, dan menjadi pemikir dengan bekal ilmu pengetahuan yang ditekuni di kampus.

Lebih lanjut Junaidi menjelaskan bahwa sebagai anggota menwa harus terus memegang janji sebagai seorang resimen mahasiswa. Anggota Menwa harus siap dalam kondisi apapun untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Acara penutupan di Kampus UTY berlangsung sangat khidmat dan ditutup dengan menyanyikan lagu Syukur di depan Markas Komando Satuan  Menwa UTY sebagai rasa syukur dan wujud kecintaan untuk satuan. Semoga anggota baru dapat mengamalkan apa yang sudah diperoleh sehingga Pendidikan Dasar dapat menjadi pondasi yang kuat untuk tumbuh menjadi seorang pejuang dan pemikir, harap Junaidi.