UTY Kembali Kirim Mahasiswa Magang ke Jepang

Lima Mahasiswa Prodi Bahasa Jepang UTY foto bersama Kaprodi Bahasa Jepang dan Dekan FIB UTY. FIB UTY sebelum keberangkatannya ke Jepang

Lima Mahasiswa Prodi Bahasa Jepang UTY foto bersama Kaprodi Bahasa Jepang dan Dekan FIB UTY, sebelum keberangkatannya ke Jepang

Prodi Bahasa Jepang Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) kembali mengirim mahasiswanya ke Jepang untuk magang kerja selama satu tahun. Kali ini lima mahasiswa semester 6 dan 4 Prodi Bahasa Jepang UTY terdiri dari Ardhia Ayu Pramesti, Jehan Susantiningsih, Adilla Metasari, Jean Hassan Albar, dan Yudi Saputro dikirim ke Jepang untuk magang pada industri perhotelan di Jepang, yakni di Kaike Grand Hotel, Tensui dan di Shirahama Coganoi Hotel.  Kelima mahasiswa tersebut akan bergabung dengan 7 mahasiswa UTY yang telah magang di Jepang mulai semester lalu.  Pelepasan keberangkatan mereka dilakukan di Kampus 1 UTY  Selasa 21 Februari 2017 oleh Rektor UTY yang didampingi para Wakil Rektor, Dekan Fakultas Ilmu Budaya, dan Kaprodi Bahasa Jepang.

Rektor UTY didampingi para Wakil Rektor, Dekan FIB dan Kaprodi Bahasa Jepang foto bersama lima mahasiswa peserta magang di Jepang

Rektor UTY didampingi para Wakil Rektor, Dekan FIB dan Kaprodi Bahasa Jepang foto bersama lima mahasiswa peserta magang di Jepang

Dalam sambutannya Kaprodi Bahasa Jepang UTY Tetti Indriati Kastuti, MPd menyampaikan bahwa kini kesempatan magang di Jepang terbuka luas bagi mahasiswa Prodi Bahasa Jepang UTY.  Hal ini disebabkan 7 mahasiswa yang sudah magang di Jepang mulai semester lalu, dinilai berjalan baik dan memuaskan. Sehingga, kini ia mendapat banyak tawaran untuk mengirimkan mahasiswa magang di Jepang, ungkap Tetti.

Lebih lanjut Tetti menyampaikan, semula kesempatan yang diberikan JIPA (Japan Indonesia Program Akademik) baru sebatas studi satu tahun di Jepang dengan tuition fee lebih dari Rp. 100 juta rupiah per mahasiswa. Namun dengan komunikasi yang intensif akhirnya pada semester lalu UTY diberi kesempatan untuk mengirimkan mahasiswa Prodi Bahasa Jepang untuk melakukan internshipdengan praktik kerja di Jepang selama satu tahun. Tetti mengatakan bahwa selama praktik kerja di Jepang para mahasiswa UTY mendapatkan fasilitas tempat tinggal (mess) dan gaji sekitar Rp. 12.000.000 perbulan. Kedepan pengiriman akan dilakukan dalam jumlah yang lebih banyak dimulai dari mahasiswa semester 4, tambahnya. Kedepan pengiriman akan dilakukan dalam jumlah yang lebih banyak dimulai dari mahasiswa semester 4, tambahnya

Rektor UTY Dr. Bambang Moertono Setiawan, MM., Akt., CA memberikan sambutan pelepasan keberangkatan mahasiswa peserta magang di Jepang

Rektor UTY Dr. Bambang Moertono Setiawan, MM., Akt., CA memberikan sambutan pelepasan keberangkatan mahasiswa peserta magang di Jepang

Sementara itu Rektor UTY Dr. Bambang Moertono Setiawan, MM., Akt., CA menyampaikan bahwa UTY akan terus mengupayakan dan mendukung program-program internasional guna membekali para mahasiswa dengan global experience.  Kepada kelima mahasiswa tersebut ia menyampaikan bahwa kesempatan magang di luar negeri merupakan kesempatan dan keberuntungan yang tidak dimiliki banyak mahasiswa. “Meskipun kelulusan Saudara harus tertunda satu tahun, namun saya yakin hal itu jauh lebih baik, karena pengalaman, pengetahuan dan pelajaran selama satu tahun di luar negeri pasti akan sangat banyak manfaatnya bagi masa depan Saudara” kata Bambang Moertono. Iapun berpesan agar mereka bisa membawa diri sebaik-baiknya dalam bekerja agar berprestasi, pintar dalam berkomunikasi dan memahami kultur Jepang, dan selalu berhati-hati selama di negeri orang. Ia berharap para mahasiswa tersebut nantinya dapat membagikan pengalaman yang baik selama di Jepang, kepada adik-adik kelasnya. Jagalah nama baik pribadi, Universitas, dan bangsa Indonesia, tambahnya.

Kepada para Wakil Rektor, Dekan Fakultas Ilmu Bahasa, dan Kaprodi Bahasa Jepang, Bambang Moertono meminta untuk selalu berkomunikasi dan memantau para mahasiswa yang sedang magang di Jepang tersebut. “Bagaimanapun juga, semua aktifitas mahasiswa tidak lepas dari pertanggungjawaban kita. Termasuk yang ada di luar negeri” kata Bambang Moertono kepada para staffnya.