Komunikasi UTY Seminarkan Street Photography

Edial Rusli, M.Sn memaparka teori, Trik dan Tips dalam Street Photography

Edial Rusli, M.Sn memaparkan teori, tips dan trik dalam Street Photography

 “Serius Tapi santai” sebuah penggambaran seminar fotografi “Street Photography”, berlangsung Kamis 20 April 2017 yang di prakarsai oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY).

Seminar yang berlangsung di Kampus 1 UTY tersebut,  menghadirkan pembicara Edial Rusli, M.Sn. selaku praktisi foto dan Dosen FSMR Fotografi Institut Seni Indonesia dan  Desi Suryanto, S.Sn. selaku Pewarta Foto Indonesia. Adapun moderator oleh Kaprodi Ilmu Komunikasi UTY Andri Prasetyo Yuwono, M.I.Kom.

Dalam seminar tersebut Edial Rusli menyampaikan bahwa street photography merupakan kegiatan perekaman melalui bahasa visual terhadap kegiatan human interest masyarakat urban dengan menekankan focusof of interest dengan  framing, simplicity dan lighting. Sedangkan Desi Suryanto sebagai pembicara kedua menyampaikan pengalaman sebagai jurnalis media tentang etika memotret dan sharing tentang tips dan trik bagaimana menjadi pewarta dadakan menggunakan gadget. Dari seminar ini dapat disimpulkan bahwa street photography merupakan kegiatan memotret  human interest yang didalamnya terdapat unsur manusia, ruang dan benda tanpa meninggalkan kaidah fotografi yaitu, penguasaan alat, pencahayaan, komposisi dan etika dalam memotret.

Dr, Junaidi, MSi, Akt, CA memberikan sambutan

Dr, Junaidi, MSi, Akt, CA memberikan sambutan

Dalam sambutannya Dr. Junaidi, MSi, Akt., CA Wakil Dekan Fakutas Bisnis dan Teknologi Informasi menyampaikan bahwa dengan semakin majunya teknologi dan berkembang pesatnya media sosial,  kini memotret lalu mem-posting di media sosial sudah menjadi trend dan kebiasaan masyarakat.  Dengan teknologi itu pula, sekarang setiap orang dapat melakukan fotografi jalanan dengan mudah. Sehingga kini orang dapat menjadi jurnalis dengan modal gawai, yang didukung dengan media sosial.

Kegiatan seminar dengan menghadirkan pakar di bidang fotografi ini sangat penting khususnya bagi mahasiswa komunikasi, agar dapat menghasilkan gambar yang dapat mengkomunikasikan makna secara baik. Bekal teori dapat menjadi pembeda antara mereka yang asal memotret dengan yang didasari dengan teori dan kaidah fotografi,  tambah Junaidi.