Budaya UTY, Komitmen Tinggi Terhadap Waktu

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan SDM UTY, Bahagia Tarigan SE., MSi, Akt., CPA

Budaya organisasi yang kuat dan dinamis diyakini akan menghasilkan kinerja yang baik serta memberikan kenyamanan lahir dan batin dalam bekerja. Hal itu dikupas secara rinci dalam Workshop ‘Penanaman Budaya Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY)’ yang berlangsung 13-14 Juli 2017, di Kampus 1 UTY.  Secara garis besar arah budaya UTY dipaparkan oleh Rektor UTY Dr. Bambang Moertono Setiawan, MM.,Akt., CA. Diantaranya ia membahas tentang etika dan tata aturan dalam kehidupan kerja di UTY, untuk menunjang kemajuan UTY.  Paparan garis besar Rektor UTY selanjutnya dijabarkan secara rinci oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan SDM, Wakil Rektor Bidang Akademik, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan.  

Menjabarkan paparan Rektor UTY, Bahagia Tarigan, SE, MSi, Akt., CPA Wakil Rektor Bidang Keuangan dan SDM UTY menyampaikan bahwa dalam bekerja seluruh civitas academica UTY terikat pada beberapa etika. Diantaranya etika terhadap diri sendiri, etika terhadap UTY, etika dalam bermasyarakat, dan etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lebih lanjut Bahagia Tarigan menjelaskan, dalam etika terhadap UTY seluruh civitas academika UTY memiliki hak dan kewajiban yang telah diatur, dalam sebuah aturan yang digunakan sebagai landasan kerja. Dalam kesempatan itu ia mengajak peserta workshop untuk terus menjaga komitmen yang tinggi terhadap waktu. Baik waktu yang sudah terjadwal untuk bekerja di UTY, waktu memulai dan mengakhiri jam kuliah, maupun waktu tatap muka dengan mahasiswa di kelas secara penuh. Selain itu, ia juga meminta para dosen untuk memenuhi komitmen untuk meluangkan waktu guna memberikan konsultasi dan berdiskusi dengan mahasiswa  “Mematuhi dan memenuhi aturan-aturan yang diterapkan UTY menjadi sangat ringan dan menyenangkan, jika kita memiliki keihlasan tinggi dalam bekerja yang dilandasi penuh etika yang tertanam dalam hati” kata Bahagia Tarigan.

Peserta Workshop antusias mendengarkan presentasi Dr. Ir. Arief Hermawan, Wakil Rektor Bidang Akademik

Peserta Workshop antusias mendengarkan presentasi Dr. Ir. Arief Hermawan, Wakil Rektor Bidang Akademik

Sementara itu Dr. Ir. Arief Hermawan, MT Wakil Rektor Bidang Akademik UTY menyampaikan bahwa selama ini ada tiga bidang yang menjadi rukun wajib bagi seorang dosen yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Namun ia menambahkan satu rukun lagi yakni mempublikasikannya dalam publikasi ilmiah.  Dalam mengabdikan diri sebagai pendidik, ia mengajak para dosen untuk selalu memegang amanah mulia yakni mendidik dan menyiapkan masa depan mahasiswa, yang telah menyandarkan harapan masa depannya melalui pendidikan di UTY.

Dalam mendidik mahasiswa, ia mengingatkan bahwa teknologi dan ilmu pengetahuan terus berkembang secara cepat.  Sehingga para dosen wajib mengikutinya dengan terus menambah pengetahuan dengan banyak membaca. Selain itu dosen juga harus senantiasa meninggalkan pola-pola lama dalam tranfer ilmu pengetahuan, dengan memperbaiki proses pendidikan diantaranya memperbanyak diskusi, memperbanyak tugas, dan memberikan keleluasaan yang lebih besar bagi mahasiswa untuk berkembang.

Selain fungsi mengajar jangan dilupakan fungsi lain dalam tri dharma perguruan tinggi yakni meneliti. Dengan meneliti seorang dosen akan mendapatkan khasanah baru dalam pengetahuan  dan aplikasi yang up to date, sekaligus nantinya bisa mempublikasinnya dalam jurnal ilmiah. Dengan penelitian pula dapat digunakan sebagai bahan untuk kenaikan jabatan dan pengabdian masyarakat, tambahnya.

Sedangkan Drs. Surya Darmawan, MM Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UTY menyampaikan bahwa terciptanya kegiatan kemahasiswaan yang dinamis dan inovatif memerlukan dukungan dari seluruh stake holder yang ada di UTY. Untuk itu ia menjelaskan secara sekilas berbagai aturan-aturan yang terkait kehidupan mahasiswa, lembaga-lembaga mahasiswa, dan tata hubungan dan komunikasi antara mahasiswa dengan dosen.