Sarasehan Dies Natalis Ke 15 UTY

Rektor UTY Dr. Bambang Moertono Setiawan, MM., Akt, CA memberikan sambutan

Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) tahun ini memperingati Dies Natalisnya yang ke 15, terhitung sejak bergabungnya tiga perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Dharma Bhakti IPTEK, yakni STIE Yogyakarta, ABA Yogyakarta, dan STIMIK Dharma Bangsa, menjadi UTY pada tanggal 23 Oktober 2002 lalu. Puncak acara peringatan Dies Natalis ke 15 dilakukan dengan kegiatan Sarasehan Seluruh Keluarga Besar UTY di Plaza Kampus 1 UTY pada hari Minggu 22/10/2017.

Sarasehan diawali dengan sambutan Rektor UTY, Dr. Bambang Moertono Setiawan, MM., Akt, CA. yang dilanjutkan dengan pidato ilmiah bertajuk “Tantangan Tenaga Pendidik  dan Kependidikan di Era Industri 4.0”.

Mengawali sambutannya, Bambang Moertono menyampaikan bahwa ia menginginkan peringatan Dies Natalis UTY ke 15 ini, bisa menjadi momentum untuk peningkatan kualitas pendidikan dan kebersamaan di UTY. Ia menyampaikan bahwa perubahan dalam pola mengajar dan pelayanan kepada mahasiswa harus terus dilakukan, seiring perubahan lingkungan kehidupan yang disebabkan oleh perkembangan teknologi. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa yang studi di kampus saat ini merupakan anak-anak yang lahir di era teknologi canggih. Namun demikian para mahasiswa pada era ini sangat membutuhkan sentuhan-sentuhan motivasi yang bersifat sosial dan emosi.

Untuk itu ia mengajak para dosen untuk terus meningkatkan kualitas keilmuan, agar bisa mentransfer ilmu pengetahuan yang diperlukan di era teknologi yang modern saat ini dan masa mendatang.  Selain itu,  dosen harus terus meningkatkan emphaty saat mengajar maupun di luar waktu mengajar. Ia mentargetkan, dosen meluangkan waktu minimal 5 menit setiap kuliah untuk memberi motivasi dan memberkan pendidikan karakter unggul kepada mahasiswa, agar dapat meningkatkan kepedulian terhadap sosial dan lingkungan.  Dalam menyampaikan materi di kelas, Bambang Moertono meminta para dosen selalu menggunakan hati, sebagai landasan untuk mengajar dan berkomukasi dengan mahasiswa. Ia menekankan bahwa dalam mengajar, para dosen tidak boleh lagi hanya bermodal materi yang diperoleh dari dosen jaman dulu saat menempuh kuliah puluhan tahun lalu. Lingkungan, ilmu pengetahuan dan tuntutan telah berubah, sehingga pola dan isi perkuliahan juga harus berubah, ungkapnya. Sedangkan kepada para karyawan ia meminta untuk bisa memberikan pelayanan yang prima kepada mahasiswa.

Berbagai kegiatan akademis maupun non-akademis diselenggarakan guna merayakan peringatan Dies Natalis ke 15 UTY.  Diantaranya  doa bersama seluruh keluarga besar UTY,  ziarah ke makam para leluhur/pendahulu yang telah berjasa terhadap keberadaan dan perkembangan UTY,  pameran  produk/karya inovasi mahasiswa, pentas seni dan kreatifitas mahasiswa, dan sarasehan. Dr. Bambang Moertono menyampaikan bahwa ia akan mentradisikan peringatan Dies Natalis UTY setiap tahunnya.

Ketua Yayasan Dharma Bhakti IPTEK, Dr. Hj Zulhawati, MM menyampaikan sambutan Dies Natalis ke 15 UTY

Sedangkan Dr. HJ Zulhawati, MM  Ketua Pelaksana Yayasan Dharma Bhakti IPTEK, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Yayasan  memiliki tanggungjawab atas kelangsungan hidup UTY. Tanggungjawab tersebut terkait atas kewajiban yang timbul dari keputusan yang telah diambil di masa lalu, masa sekarang, dan langkah serta keputusan yang akan dilakukan di masa yang akan datang.  Ia menyampaikan tugas memajukan UTY tersebut tidaklah ringan. Oleh karena itu ia meminta seluruh keluarga besar UTY dapat bersama-sama memajukan UTY dengan cara bekerja yang sebaik-baiknya, dengan penuh dedikasi, tanggung jawab dan rasa memiliki yang tinggi (self of belonging) terhadap UTY, ungkapnya. 

Hj Zulhawati menyampaikan bahwa Yayasan kini sangat memikirkan kesejahteraan seluruh keluarga besar UTY. Adapun wujud perhatian yang diberikan kepada dosen dan karyawan UTY pada  momentum Dies Natalis kali ini, berupa pemberian fasilitas kesehatan berupa keikutsertaan  BPJS Kesehatan, dan pemberian jaminan hari tua melalui keikutsertaan dosen karyawan pada BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, UTY juga memberikan tali asih bagi seluruh dosen dan karyawan UTY, dengan mempertimbangkan masa kerja. Ke depan ia merencanakan setiap tahun akan rutin memberikan tali asih untuk seluruh karyawan dan dosen dengan menambahkan unsur penilaiannya berupa kinerja. Terutama kinerja dalam mengadaptasi terhadap perubahan, loyalitas, dan rasa memiliki terhadap UTY, tambahnya.

Pemberian Kartu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh Dosen dan Karyawan UTY diterima secara simbolis oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan SDM UTY Bahagia Tarigan, SE., MSi, Akt., CA, CPA

Dalam kesempatan itu, Hj Zulhawati mengatakan  “UTY merupakan lembaga milik umat, yang artinya milik kita semua, sehingga maju atau tidaknya sangat tergantung dari kita semua juga”.  Untuk itu ia mengajak seluruh dosen dan karyawan untuk bekerja sebaik-baiknya dengan niatan ibadah.  Ia juga mengajak para dosen dan karyawan untuk bersama-sama bekerja dan berharap rezeki yang halal serta thoyyib (baik).  Ia menyampaikan jika seseorang mendapat gaji, namun sebenarnya tidak bekerja dengan baik, maka sebenarnya patut dipertanyakan derajat kehalalan dari rezeki yang diterima, apalagi thoyyibnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pembina UTY, Drs. H. Iskandar Abdurrahman di daulat oleh panitia untuk menceritakan sejarah UTY sejak berdirinya yang semula masih berupa akademi-akademi, menjadi Sekolah Tinggi dan selanjutnya bergabung menjadi Universitas.

Pemotongan tumpeng oleh Rektor UTY diberikan kepada Ketua Yayasan Dharma Bhakti IPTEK, yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua Dewan Pembina Yayasan Dharma Bhakti IPTEK

Acara sarasehan tersebut mendapat apresiasi yang sangat positif serta sambutan yang sangat antusias oleh seluruh keluarga besar UTY. Pada akhir acara dilakukan penyerahan secara simbolis Kartu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, dari Pimpinan Kantor BPJS Perwakilan Yogyakarta. Penyerahan tersebut diterima oleh Bahagia Tarigan, SE, MSi, Akt., CA, CPA Wakil Rektor Bidang Keuangan dan SDM UTY. Selain itu juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh Rektor UTY. Potongan tumpeng diberikan kepada Ketua Yayasan Darma Bhakti IPTEK, yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua Dewan Pembina Yayasan Dharma Bhakti IPTEK.