Tim Mahasiswa Arsitektur UTY Juara 1 di International Tropcal Design Competition 2017 di Singapura

Team Mahasiswa Arsitektur UTY berjaya di Singapura

Lima mahasiswa Prodi Arsitektur UTY yang terdiri Ridwan Arifin, Ulfa Nur Fauziah, Aji Nugroho, Ahmad Kauka Budin, dan Eka Montana. Berhasil mengharumkan nama Indonesia dalam kancah kompetisi bergengsi kelas dunia di Singapura.  Mereka berhasil menjadi Juara 1 pada   Kompetisi  bertajuk “International Tropical Design Competition 2017”  yang digelar September 2017. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh BCA (Building and Construction Authority), SIA (Singapore Institute of Architects) dan SGBC (Singapore Green Building Council). 

Sesuai dengan tuntutan tema kompetisi, para peserta yang berjumlah hampir 200 team mahasiswa dari berbagai penjuru dunia tersebut, membuat dan memamerkan ide – ide atau terobosan baru dengan konsep sustainable design dan peningkatan kesadaran lingkungan di area berkembang, guna mengurangi dampak dari perubahan iklim.

Dari sejumlah peserta tersebut disaring 5 nominasi terbaik untuk dipresentasikan di kantor Singapore Intitute of Architects, Singapura.  Dalam kompetisi tersebut team mahasiswa UTY berhasil menjadi juara 1, dengan empat tim finalis lainnya yakni Tim Institut Teknologi Bandung (Indonesia), Gujarat University (India), University of Santo Thomas (Philipina), dan Anhalt University of Applied Sience (Jerman)

Adapun karya mahasiswa UTY berjudul “The Vifa”  (The Vertical Farm Acupunture) merupakan ide yang muncul dari permasalahan – permasalahan yang ada di Indonesia terutama masalah pangan di kota – kota besar . Dengan desain yang indah serta menyediakan lahan untuk bisa memberikan solusi masalah pangan, diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam skala mikro. Namun jika nantinya diterapkan oleh banyak orang atau dalam skala besar, tentunya akan memberikan kontribusi yang besar pula, sekaligus menyediakan lingkungan yang hijau dan sehat.

Usai menjuarai kompetisi tersebut, team UTY diundang menjadi tamu kehormatan untuk  mempresentasikan ‘The Vifa” pada International Green Building Conference bertempat di Marina Sands Expo. Merekapun mendapatkan respon positif dari para engineer, dan arsitek yang hadir di konferensi tersebut.

Usai memenangkan kompetisi tersebut, Ridwan Arifin dan anggota tim Arsitek UTY berharap dapat mempresentasikan ke pemerintah Indonesia terutama pemerintah Bandung.  Karena site yang dipilih adalah slump area di daerah Bandung. Adapun secara lebih luas, mereka ingin mewujudkan karya mereka dan memecahkan masalah, dengan memberikan  solusi bersama pemerintah untuk Indonesia yang lebih maju, ungkap Ridwan Arifin.