Tingkatkan Kerjasama UTY-UMP, dengan Kolaborasi Riset

Tawaran penguatan kerjasama dari Faculty of Manufacturing Engineering Universiti Malaysia Pahang

Komitmen yang kuat dan semangat yang tinggi terus dibangun Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) dalam melakukan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi dan industri baik di dalam maupun luar negeri. Salahsatunya kerjasama dengan Universiti Malaysia Pahang (UMP).  Berbagai kegiatan sebagai wujud kerjasama UTY-UMP telah banyak dilakukan. Diantaranya student exchange selama satu semester baik bagi mahasiswa UTY maupun UMP, kolaborasi seminar, public lecturer, dan kolaborasi riset. Selain itu,  banyak dosen UTY yang mendapat beasiswa studi lanjut S3 di UMP. 

Para Pejabat Faculty of Manufacturing Engineering UMP beramah tamah dengan beberapa pejabat Universitas Teknologi Yogyakarta, di Kampus 1 UTY

Dalam rangka meningkatkan intensitas dan menguatkan kerjasama UTY-UMP yang telah berjalan baik selama ini, pada 9 Desember 2017, delegasi dari Faculty of Manufacturing Engineering UMP melakukan kunjungan ke UTY. Delegasi tersebut  dipimpin oleh Prof Dr Ahmad Razlan Yusoff Deputy Dean of Academic and Student Affairs  Faculty of Manufacturing Engineering  UMP. Dalam kunjungan tersebut  Prof. Ahmad Razlan menyampaikan bahwa kehadirannya di UTY dalam rangkan silaturahmi sekaligus menawarkan program kerjasama berupa kolaborasi riset,  student exchange dan studi lanjut S3 bagi dosen UTY  di Faculty of Manufacturing Engineering UMP.

Pemaparan mengenai program studi S1, S2 dan S3 Manufacrturing and Mechatronics Engineering, Faculty of Manufacturing Engineering yang tersedia di UMP disampaikan dengan rinci dengan memberikan gambaran fasilitas dan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan disana. Sebagai universitas yang fokus kepada studi teknik dan industri, UMP memiliki program-program yang memberikan peluang kerjasama dalam bidang akademis maupun penelitian bagi civitas akademika UTY. Peluang tersebut terbuka lebar khususnya untuk program-program studi Teknik informatika, Teknik Industri dan Teknik Elektro.

Adapun kerjasama riset internasional yang ditawarkan merupakan riset jangka panjang dan berkelanjutan.  Dalam paparannya,  Dr. Zamzuri Hamedon Deputy Dean (Research & Innovation and Post Graduate) Faculty of Manufacturing Engineering, Universiti Malaysia Pahang, menyatakan bahwa begitu banyak peluang riset yang dapat dilakukan bersama karena kedua universitas memiliki kekhasannya masing-masing dengan kondisi lingkungan yang berbeda terkait potensi negara yang berbeda pula. “Dengan adanya kerjasama riset, kita dapat memberikan kontribusi akademis yang lebih maju dan berkelanjutan di masa depan, ungkap Zamzuri.

Dr. Johanes Rajaban, MHum Kepala Kantor Hubungan Kerjasama UTY menyambut baik tawaran penguatan kerjasama dari UMP, dalam bentuk riset bersama dan studi lanjut ke UMP tersebut.  Menurutnya kerjasama ini nantinya akan memberi keunggulan  bagi kedua pihak, karena ujungnya akan memberikan peningkatan peringkat masing-masing universitas dari publikasi hasil riset bersama. Selain itu kualifikasi dosen kedua universitas juga akan meningkat.