Workshop Video dan Sinematografi, Tingkatkan Variasi Media Layanan BK

Workshop Video dan Sinematografi UTY

Sigit Hariyadi, M.Pd, sedang memaparkan materi pada Workshop Video dan Sinematografi di UTY.

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi menjadikan tantangan pada era dan generasi masa depan semakin nyata. Tantangan untuk menyelesaikan masalah baru di masa yang akan datang tidak bisa diselesaikan dengan cara lama. Perlu variasi pendekatan yang paling mutakhr dalam penggunaan media untuk memberikan layanan terhadap setiap pemilik generasi dari masa ke masa. Layanan BK berbasis video adalah salah satu inovasi futuristik untuk layanan BK masa depan yang dapat diterima dengan baik oleh siswa dan masyarakat.

Pada Jum’at hingga Sabtu tanggal 26-27 Januari 2018, bertempat di Ruang Pertemuan lantai 3 Kampus 1 UTY Jl. Siliwangi Ringroad Utara Jombor Sleman DIY, Program Studi Bimbingan dan Konseling UTY selenggarakan Workshop Training of Trainers media layanan Bimbingan dan Konseling berbasis video dan sinematografi. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka merealisasikan agenda kegiatan program studi untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Bimbingan dan Konseling UTY. Meskipun demikian, kegiatan ini juga diminati oleh masyarakat luas sehingga beberapa praktisi dari luar DIY juga turut serta mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir.

Bertindak sebagai pembicara adalah Sigit Hariyadi, M.Pd. Dosen yang memiliki expertise di bidang media layanan Bimbingan dan Konseling sekaligus sebagai pembina komunitas CONCIOUS (Counseling Cinema of Uniquere Self) jurusan Bimbingan dan Konseling  UNNES Semarang. Dalam kesempatan itu, Sigit memaparkan berbagai materi tentang sinematerapi dengan sangat jelas hingga teknik dalam menyusun shooting script dan teknik pengambilan gambar untuk menghasilkan film yang berkualitas, baik dari aspke konten atau isi maupun kualitas gambar. Sigit mengatakan bahwa luaran yang diharapkan dari workshop ini adalah peningkatan kreativitas dan inovasi para praktisi BK dalam mengemas media layanan. Setiap pesan yang ingin disampaikan pada peserta didik dapat dikreasikan dengan versi sendiri dan menarik. Siti Nariyah, S.Pd. Seorang praktisi BK dari MTs N Jatinom Klaten Jawa Tengah salah satu peserta yang antusias mengikuti workshop dari awal hingga akhir ini menuturkan tentang ketertarikannya mengikuti kegiatan ini karena dirasa akan memberikan kebermanfaatan bagi layanan BK terhadap siswa sebagai pemilik generasi digital saat ini dan masa yang akan datang.

Dalam sambutannya, Dr. Mustaqim Pabbajah, MA. selaku  Dekan Fakultas Pendidikan UTY juga mengapresiasi baik kegiatan yang diselenggarakan Program Studi BK dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa maupun segenap pelaku pendidikan khususnya Bimbingan dan Konseling. Mustaqim juga mengatakan bahwa UTY dalam hal ini Fakultas Pendidikan terus berkomitmen menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang dibutuhkan dan diharapkan masyarakat di masa yang akan datang.

Sementara itu, Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling UTY, Nararya Rahadyan Budiyono, M.Pd.  menuturkan bahwa Bimbingan dan Konseling UTY konsisten dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam layanan BK sebagai uniqueness prodi BK UTY. Ketrampilan mahasiswa dalam mengemas media layanan diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan peserta didik di era teknologi yang kian waktu kian mutakhir. Cara-cara konvensional dalam layanan BK tidak lagi dapat menjadi andalan yang efektif dalam memberikan layanan BK yang optimal, baik sebagai fungsi preventif, kuratif, preservatif maupun developmental.