Himatika Competitions, Menggunakan Teknologi Dengan Bijak

Tanpa disadari, era teknologi informasi telah ‘memaksa’ hampir setiap orang berbaur dengan segala macam bentuk teknologi, dengan cakupan yang kompleks dan nyaris menyentuh segala lini kehidupan. Namun seperti halnya mata pisau, teknologi memiliki dua sisi yang akan sangat bergantung kepada penggunanya. Bagi generasi muda, sisi positif teknologi sangat bermanfaat bagi dirinya untuk berkembang menyongsong masa depan. Sebaliknya perilaku negatif dalam menggunakan teknologi informasi dapat merusak diri sendiri, namun perilaku negatif ini juga dapat merugikan lingkungan, bahkan dapat menjadi masalah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan maraknya cybercrime yang berupa hacking, hoax, sabotase, dan sejenisnya, ungkap Dr. Erik Iman U. Dekan Fakuktas Teknik Informatika dan Elektro Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY). Ia menambahkan bahwa teknologi juga merupakan produk yang dipasarkan oleh banyak perusahaan. Sehingga mengejar tawaran-tawaran versi baru teknologi misalnya handphone, hanya sekedar mengejar gengsi juga bisa dikatakan sebagai ‘korban’ teknologi. 

Menyikapi hal tersebut Himpunan Mahasiswa Informatika (Himatika) Universitas Teknologi Yogyakarta mengadakan acara tahunan Himatika Competitions (HIMAC), dengan tema “Menggunakan Teknologi Dengan Bijak”. Kompetisi/lomba yang digelar tanggal 22 Februari 2018 tersebut terdiri empat kategori yakni Lomba Iklan  Masyarakat (ILM), Poster, Coding On The Spot (COTS), dan Mobile Legend Tournament, dengan peserta dari mahasiswa UTY dan pelajar SMA/SMK/MA sederajat dari Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Juri pada kompetisi tersebut terdiri fotografer ternama Indonesia Johny Hendarta, Manajer Produksi Adi TV Agustina Eka Rahayu, dan Dosen Prodi Ilmu Komunikasi UTY Debby Dwi Elsha,S.I.Kom, MA

Peserta siswa SMA sedang mempresentasikan karyanya di depan juri dan audience yang memenuhi area kompetisi di Kampus 1 UTY

Lomba ILM diselenggarakan dengan tujuan untuk memotivasi generasi muda untuk dapat menggunakan kecanggihan teknologi sebagai sarana mengedukasi masyarakat. Pemahaman akan teknologi tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tapi juga bagi lingkungan sekitar sehingga memberikan perubahan kearah yang lebih baik.  Pemenang lomba ILM untuk kategori pelajar adalah tim peserta dari SMA N 1 Banguntapan yang memiliki pesan kejujuran bagi pelajar meskipun kecanggihan teknologi memudahkan segala akses informasi.

Sedangkan pemenang kategori mahasiswa UTY dipilih 2 pemenang. Untuk juara 1 diraih oleh Tim Kurang Turu yang mengkampanyekan kesadaran bagi masyarakat untuk tetap bersosialisasi dengan lingkungan sekitar sehingga penggunaan smartphone tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Juara 2 diraih oleh Tim Godir yang memberikan pengarahan penggunaan teknologi yang bermanfaat. Adapun kriteria penilaian terdiri dari pencapaian kualitas audio visual dan muatan pesan yang disampaikan. Sedangkan pemenang lomba poster diraih oleh Diniatun Nur Baiti, dengan kriteria penilaian tampilan poster yang menarik serta penyampaian pesan yang efektif.

COTS merupakan salah satu kompetisi yang menunjukkan kemampuan studi mahasiswa, dimana peserta dituntut untuk dapat melakukan coding sebaik mungkin, dengan mengerjakan soal dari panitia secara cepat dan dilakukan di arena kompetisi. Kompetisi ini mendapat sambutan antusias dari para mahasiswa. Keluar sebagai pemenang adalah Yudha Prasetyo.

Para finalis asyik dan seru bertarung dalam Mobil Legend Tournament

Sedangkan kompetisi Game online memilih Game MOBILE Legends untuk dilombakan. Game dengan genre multiplayer online battle arena (MOBA tersebut sangat populer dan sangat digandrungi kalangan remaja hingga dewasa di Asia. Sehingga kompetisi di arena HIMAC pun sangat menarik  dan seru, dengan banyak peminat. Tiga tim dipilih menjadi pemenang adalah Tim TTM, Tim 361 dan Tim CRS.

Selain memperebutkan hadiah jutaan rupiah, para peserta juga mendapatkan pengalaman dan pengarahan sehingga kedepannya lebih termotivasi untuk berprestasi dengan penggunaan teknologi canggih yang terus mengalami kemajuan secara bijak.

Muhammad Fachrie, M.Cs selaku dosen pembina HIMATIKA menyatakan bahwa HIMAC merupakan ajang kreatifitas mahasiswa untuk dapat mensosialisasikan penggunaan teknologi dengan bijak khususnya kepada generasi muda. “Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelajar dan mahasiswa dapat terus termotivasi untuk menghasilkan prestasi sebagai bukti bahwa teknologi memberikan banyak manfaat baik bagi kehidupan asalkan menggunakannya secara bijak,” jelasnya dalam pidato sambutan. Ketua Pelaksana, Aldho Meidy Tri Putra pun menghimbau kepada para mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dalam segala bentuk kegiatan positif yang melibatkan kecanggihan teknologi, karena teknologi sangat menunjang ilmu pengetahuan.