IKA UTY, Bersinergi untuk Maju dan Sukses Bersama

Ketua IKA UTY menerima SK dari Rektor UTY

Rektor Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Dr. Bambang Moertono Setiawan., MM., Ak., CA.  mengukuhkan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Teknologi Yogyakarta (IKA UTY) Periode 2018-2022. Pengukuhan berlangsung di Kampus 1 UTY Sabtu (12/5) dengan tema “Bersinergi untuk Maju dan Sukses Bersama.” Pengukuhan ditandai dengan penyerahan SK Rektor UTY terkait dengan IKA UTY periode 2018-2022, dari Rektor UTY kepada Ketua IKA UTY periode 2018-2022.

Rektor UTY Dr. Bambang Moertono S., MM., Ak., CA. memberikan sambutan didampingi Wakil Rektor Bidang Keuangan dan SDM Bahagia Tarigan, SE., MSi., Akt., CA., CPA, Ketua IKA UTY, dan Penasehat IKA UTY

Dalam sambutannya, Rektor UTY Dr. Bambang Moertono Setiawan, M.M., Akt., C.A menyampaikan bahwa Ikatan Alumni merupakan hal yang sangat positif untuk terus digerakkan. Karena memberikan banyak manfaat, tidak hanya kepada universitas tetapi juga kepada masyarakat luas. “Selain mempererat sinergi antara alumni dan universitas, IKA UTY juga dapat membantu dan menginspirasi mahasiswa untuk bersosialisasi,” jelasnya. Bambang Moertono memberi apresiasi yang besar terhadap keberadaan IKA UTY. Menurutnya, organisasi IKA UTY perlu dilakukan pengukuhan resmi dari kampus dengan menerbitkan SK Rektor.

Dalam kesempatan itu iapun mengungkapkan  kebanggaannya, dengan semakin banyaknya alumni UTY yang telah sukses berkarir di masyarakat baik sebagai profesional maupun entrepreneur.  Menurutnya,  sangat disayangkan jika para alumni yang sukses dan memiliki potensi tinggi tersebut, tidak “bersinergi” baik dengan sesama alumni maupun dengan kampus. Bambang Moertono meyakini bahwa para alumni yang telah sukses sebagaimana yang menjadi pengurus IKA UTY 2018-2022 kali ini dapat menjadi inspirasi dan penyemangat belajar bagi mahasiswa yang sedang menempuh studi di kampus sekarang.

Iman Adinugraha, S.E., Akt., C.A  alumni UTY yang kini sukses sebagai entrepreneur bidang pertambangan, yang menjabat sebagai Dewan Penasehat IKA UTY  mengungkapkan bahwa kebersamaan yang dimiliki dalam IKA UTY merupakan bentuk rasa bangga terhadap kampus yang telah mengantarkan alumni kepada kesuksesan karir yang telah mereka raih. Menurutnya,  kesuksesan alumni  tidak bisa dipisahkan dari kampus UTY tempat  menimba ilmu. “Sumbangsih para dosen dan para pengelola pendidikan di kampus, menjadi bagian dari suksesnya seorang alumni” kata Iman Adinugraha.

 

Para pengurus IKA UTY yang berasal dari berbagai kota di Indonesia foto bersama usai pengukuhan Pengurus IKA UTY di Kampus 1 UTY.

Sementara itu, Ketua Umum IKA UTY Wahyu Wijanarko, S.E., M.Si yang saat ini menjabat sebagai Pimpinan Bank BPD DIY cabang Senopati Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan perlu dilakukan, sehingga dapat berdampak pada pengembangan jaringan. “Eksistensi IKA UTY ini bertujuan untuk melaksanakan dan memfasilitiasi segala aktivitas yang dapat mendukung kemajuan dan kesuksesan bersama.” Ia menyampaikan bahwa kepengurusan IKA UTY meliputi lima bidang, yakni Bidang Kemitraan dan Jaringan Bisnis, Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Hubungan Almamater, Bidang Pengembangan Organisasi dan Bidang Pelayanan Sosial. Masing-masing bidang memiliki tanggungjawab untuk melaksanakan program kerja yang terintegrasi.

Selain pengurus pusat yang berkantor resmi di Kampus 1 UTY, IKA UTY kini memiliki koordinator-koordinator di beberapa wilayah di Indonesia. Wahyu Wijanarko menargetkan dapat membentuk koordintor-koordinator wilayah secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa koordinator wilayah yang saat ini sudah aktif dan akan segera dikukuhkan diantaranya Koordinator Wilayah Jambi, kata Wahyu Wijanarko.

Adapun rangkaian kegiatan IKA UTY yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini meliputi bakti sosial yang ditujukan kepada sivitas akademika termasuk alumni dan masyarakat, job fair untuk memfasilitasi informasi ketersediaan lowongan kerja bagi para lulusan, pelatihan, seminar, pengadaan website alumni, buka puasa bersama dan lain sebagainya, tambah Wahyu Wijanarko.