Prof. Dr. Zulhawati, MM, Guru Besar UTY Bidang Ilmu Manajemen SDM

Prof. Dr. Hj. Zulhawati, MM. foto bersama Rektor UTY (kiri) dan Koordinator Kopertis Wilayah V Yogyakarta (kanan), usai menerima SK Guru Besar

Dr. Hj Zulhawati, MM, resmi memperoleh jabatan akademis  Profesor, Bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia, usai penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI, Nomor 282255/A2.3/KP/2018 tertanggal 5 Juni 2018, yang ditandatangani Menristek Dikti Prof. H. Muhamad Nasir, PhD, Ak. Penyerahan SK tersebut diselenggarakan di Kampus 1 Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Rabu 27 Juni 2018.

Sebelum diserahkan SK tersebut terlebih dahulu dibacakan secara resmi oleh Dra. Suci  Mumpuni, M.Si selaku Kepala Bagian Umum Kopertis wilayah V Yogyakarta. “Terhitung mulai 1 Juni 2018, mengangkat Pegawai Negeri Sipil, Nama Dr. Dra. Zulhawati, MM dalam jabatan akademik/fungsional dosen sebagai Profesor/Guru Besar dalam Bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia” ucap Suci Mumpuni saat membacakan SK Menristek Dikti tersebut. Dihadapan seluruh Pejabat Struktural UTY, Koordinator Kopertis Wilayah V Yogyakarta Dr. Bambang Supriyadi, CES., DEA menyerahkan SK Guru Besar tersebut kepada Rektor UTY Dr. Bambang Moertono Setiawan, MM., CA. Selanjutnya oleh Rektor UTY diserahkan kepada Dr. Hj. Zulhawati.

Prof. Dr. Hj. Zulhawati, MM memberikan sambutan

Dalam sambutannya Prof. Zulhawati menyampaikan bahwa ia telah 34 tahun berhidmat sebagai dosen. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak sehingga apa yang telah diupayakannya dalam mencapai jabatan akademik Profesor dapat terwujud saat ini. Prof. Zulhawati mengungkapkan bahwa ia sangat tertarik mempelajari ilmu manajemen sumber daya manusia, terutama yang terkait dengan character dan behavior. Dengan mempelajari ilmu tersebut maka melihat orang secara sekilas saja sudah bisa memahami secara garis besar bagaimana karakter dan perilakunya. Ia merasa bersyukur karena saat ini organizational citizenship behavior (OCB) atau perilaku karyawan yang bersifat sukarela mengikuti aturan di UTY, sudah sangat baik. Terlihat dari semua undangan pejabat struktural hadir memenuhi undangan atasan dalam acara tersebut. Kepada para dosen UTY, Prof. Zulhawati mengajak untuk berupaya secara sungguh-sungguh guna meraih jabatan akademik Guru Besar.

Pada kesempatan itu Prof. Zulhawati menyampaikan bahwa satu hal yang menjadi tantangan untuk terus dipelajari di era industri 4.0 ini adalah bagaimana pengaruh merebaknya digitalisasi terhadap kehidupan, khususnya dalam dunia pendidikan.  Menurutnya masih butuh waktu untuk mempercayai 100% keberhasilan digitalisasi dalam dunia pendidikan. Karena menurutnya, dalam pendidikan terdapat faktor karakter dan perilaku menjadi pondasi dari keilmuan yang dimiliki seseorang.  Faktor tersebut memerlukan pendidikan dengan ttap muka dengan peserta didik. Akan menjadi kurang berarti jika seseorang memiliki ilmu yang tinggi tetapi karakter dan perilakunya tidak unggul/memprihatinkan. Untuk itu ia meyakini  bahwa ilmu SDM sangat diperlukan di semua bidang ilmu. Ia mencontohkan bahwa saat ini di bidang akuntansi tidak hanya memerlukan kemampuan yang terkait laporan keuangan saja. Namun ada hal penting lain selain penguasaan ilmunya, yakni bagaimana karakter kejujuran dan perilaku amanah dari seorang ahli/tenaga akuntansi dalam mengelola keuangan.

Prof. Zulhawati mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada bidang ilmu SDM selain karena ilmu tersebut sangat penting untuk mendasari ilmu yang lain, juga karena ia memiliki peran nyata dalam pengembangan UTY, yakni sebagai Ketua Yayasan Dharma Bhakti IPTEK, yang menaungi UTY.  Adapun apa yang ada dalam pikiran dan cita-citanya saat ini, adalah bagaimana bisa membuat UTY terus maju secara berkesinambungan. Iapun bersyukur selama hampir dua tahun terakhir ini, upayanya bersama Rektor UTY dan seluruh jajarannya telah membuahkan hasil yang signifikan dalam mengembangkan UTY secara berkesinambungan, papar Prof. Zulhawati.