Mahasiswa Kreatif Hasilkan Handuk Edukatif

Yuliana bersama Dekan Fakultas Ilmu Budaya UTY Dr. Eko Setyo Humanika, MHum (kanan) dan Akbar Permana Putra (kiri)

Edukasi untuk mengenal, dan menyukai bahasa Inggris, menjadi semakin penting di era global saat ini. Edukasi tersebut akan lebih efektif jika dimulai sejak dini ata masa kanak-kanak.  Untuk itu, Yuliana dan Dwi Endah Arumsari, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Teknologi Yogyakarta menciptakan inovasi kreatif bernama HELLO (Handuk Edukasi berbasis Layer Lucu untuk Optimalisasi Perkembangan Anak Usia Dini). Handuk tersebut bertulskan kata-kata dalam bahasa Inggris, dan diberi gambar yang sesuai dengan kata-kata tersebut.

Handuk tersebut dibuat sekreatif dan seinovatif mungkin, yaitu dengan membuat tiga layer warna yang berbeda yang diberi konten bahasa Inggris sederhana untuk anak. Setiap layer warna memiliki manfaat yang berbeda-beda. Handuk jenis ini diharapkan dapat meminimalisir kesulitan orang tua dalam mengarahkan anak untuk menjaga kebersihan diri serta dapat mengoptimalkan perkembangan anak khususnya dalam melatih anak mengenal bahasa Inggris dan menambah perbendahaan kata  dalam bahasa Inggris.

Anak kecil sedang mempraktekkan penggunaan Handuk Edukatif

Yuliana menjelaskan, HELLO dibuat dengan beberapa layer warna sebagai pembeda untuk digunakan di bagian tubuh tertentu.  Warna akan dibedakan sesuai dengan karakteristik tertentu yang menempatkan konten edukasi berbahasa Inggris di setiap layer warna. Diferensiasi tersebut dapat mengoptimalkan kemampuan menghafal bagianak-anakketika menggunakannya.

Lebih lanjut Yuliana menyampaikan bahwa handuk tersebut dijual dengan harga Rp 80.000,. Ia optimis handuk edukasi tersebut dapat menjadi peluang bisnis dengan nilai ekonomi yang tinggi melihat pada data dari Kependudukan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2017 yang mencatat bahwa terdapat lebih dari 340 ribu penduduk berusia anak. Jumlah tersebut merupakan pasar potensial dari handuk edukasi tersebut.

Yuliana menyampaikan bahwa warna juga memiliki makna simbolis yang dapat menimbulkan efek langsung ke badan sehingga anak akan merasa senang dan termotivasi untuk menjagakebersihan. Setiap layer handuk Berukuran 100 cm x 60cm,  terbuat dari bahan yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya. “Selain itu ada penambahan icon di setiap layer-nya, yang berbeda-beda sesuai dengan konten bahasa Inggris. Adapun desainnya, dapat dibuat sesuai dengan pesanan dan permintaan dari para konsumen,” jelas Yuliana.

Dr. Eko Setyo Humanika, M.Hum Dekan Fakultas Ilmu Budaya UTY, yang juga selaku pembimbing mahasiswa merasa bangga karena mahasiswanya mampu menciptakan peluang bisnis, dengan inovasi produk yang sangat inovatif dan tak terpikirkan sebelumnya. “Produk ini memiliki nilai edukatif karena melatih pembiasaan pada pola hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini sekaligus memperkenalkan bahasa Inggris kepada mereka,” terangnya.