16 Mahasiswa Sastra Inggris UTY Ambil Peran Di INTERHASH 2026, Layani 3.000 Peserta Dari 44 Negara

16 Mahasiswa Sastra Inggris UTY Ambil Peran di INTERHASH 2026, Layani 3.000 Peserta dari 44 Negara

16 Mahasiswa Sastra Inggris UTY Ambil Peran di INTERHASH 2026, Layani 3.000 Peserta dari 44 Negara

Prodi Sastra Inggris Program Sarjana, Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), kembali menunjukkan kontribusinya dalam kegiatan berskala internasional melalui keterlibatan aktif pada ajang INTERHASH 2026, yang berlangsung selama 6 hari pada bulan ini, di Yogyakarta. Dalam kegiatan ini, Prodi Sastra Inggris UTY telah mengirimkan sebanyak 16 mahasiswanya, untuk turut ambil bagian dalam mendukung kelancaran acara yang dihadiri sekitar 3.000 hasher dari 44 negara.


Dalam penyelenggaraan acara yang berpusat di Rich Hotel Yogyakarta, mahasiswa Sastra Inggris dipercaya menjalankan berbagai peran strategis, di antaranya sebagai registration operator dan liaison officer (LO). Tugas tersebut menuntut kemampuan komunikasi lintas budaya, keterampilan bahasa Inggris, serta profesionalisme tinggi dalam melayani peserta internasional selama kegiatan berlangsung.


Keterlibatan mahasiswa ini menjadi bentuk implementasi nyata pembelajaran di kelas ke dalam dunia profesional dan internasional. Melalui pengalaman langsung berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi komunikasi, hospitality, problem solving, dan kemampuan interpersonal di lingkungan multikultural.


Puncak keterlibatan mahasiswa Prodi Sastra Inggris UTY berlangsung pada Sabtu kemarin (9/5), saat mereka mendampingi para pelari Ball Breaker di kawasan wisata budaya dan alam, yakni Candi Prambanan dan Tebing Breksi. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa bertugas memastikan kelancaran koordinasi peserta, membantu komunikasi dengan panitia lokal, serta memberikan pendampingan kepada peserta internasional selama rangkaian acara berlangsung.


Salah satu mahasiswa Prodi Sastra Inggris UTY, Yulianto, juga memperoleh kesempatan istimewa dengan berperan sebagai penerjemah (interpreter) yang mendampingi Bupati Klaten saat memberikan sambutan pada acara Ball Breaker. Kepercayaan tersebut menjadi bukti kompetensi mahasiswa Sastra Inggris UTY dalam menjembatani komunikasi antarbahasa pada forum internasional.


Ketua Program Studi Sastra Inggris UTY, Septi Riana Dewi, S.Pd., M.Pd, yang dijumpai di ruangannya, turut menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan mahasiswa dalam ajang internasional tersebut. Menurutnya, pengalaman ini tidak hanya memperkuat keterampilan kebahasaan mahasiswa, tetapi juga membangun kesiapan mereka menghadapi dunia kerja global.


“Partisipasi mahasiswa dalam INTERHASH 2026 menjadi pengalaman pembelajaran yang sangat berharga. Mereka tidak hanya mempraktikkan kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga belajar beradaptasi, bekerja sama dalam tim internasional, serta membangun jejaring global,” ujarnya.


Melalui keterlibatan dalam INTERHASH 2026, Prodi Sastra Inggris UTY terus berkomitmen menghadirkan pengalaman pembelajaran berbasis praktik nyata dan memperluas peluang mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan internasional sebagai bekal menghadapi tantangan dunia profesional di masa depan.

menu
menu