Mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta Raih Juara 1 Dalam Sayembara Desain Arsitektur Tingkat Internasional
Mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta Raih Juara 1 dalam Sayembara Desain Arsitektur Tingkat Internasional
Prestasi
internasional kembali diraih oleh mahasiswa Arsitektur, Universitas Teknologi
Yogyakarta (UTY). Kali ini, prestasi tersebut berhasil diraih oleh 2 mahasiswa
Arsitektur UTY (dalam 1 tim), Arc. Sirrul Amin, dan Rijal Mustofa S yang
diketahui telah berhasil meraih juara 1 dalam sayembara desain arsitektur
tingkat internasional, yang sukses digelar kemarin oleh Universitas Indonesia
(UI).
Adapun pengumuman pemenang atas kompetisi ini telah digelar awal Oktober kemarin (6/10), bertempat di Kampus UI Gedung GK 304-306.
Saat dihubungi via telepon, Rijal selaku perwakilan dari tim, menjelaskan bahwa ia dan Sirrul berhasil menjadi pemenang dalam kompetisi internasional ini, setelah mereka berhasil merancang sebuah bangunan lapas/penjara khusus hukuman mati, dimana di atas bangunan tersebut akan dijadikan sebagai area public, termasuk perpustakaan.
Melanjutkan
penjelasannya, Rijal sangat bersyukur karena ia dan rekannya berhasil menjadi
pemenang dalam kompetisi ini. Mengingat banyaknya pesaing yang harus mereka
hadapi, yang berasal dari kampus-kampus besar lainnya.
Sementara itu, Kaprodi Arsitektur UTY, Dr. Ir. Endang Setyowati, M.T, yang dijumpai di ruangannya turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya, kepada Rijal dan Sirrul, yang berhasil meraih prestasi internasional. Menurutnya prestasi ini merupakan bukti, yang menunjukkan kualitas mahasiswa UTY, yang selalu mampu bersaing di kancah internasional.
“Selamat ya mas Rijal dan mas Sirrul. Prestasi ini sangat membanggakan, dan kami harapkan dapat menjadi motivasi dan menginspirasi mahasiswa UTY lainnya, utamanya bagi mahasiswa Arsitektur UTY, untuk tetap bersemangat dan konsisten mengikuti berbagai kompetisi kedepannya, baik di bidang akademik dan non akademik. Kampus, pasti akan senantiasa mendukung dan mendampingi setiap prosesnya” ujar Endang.


