Mahasiswa UTY Terpilih Mengikuti Program B+HR Youth Action Lab 2026 Yang Diselenggarakan Oleh UNDP Indonesia (Bagian Dari PBB) Dan Narasi Academy

Mahasiswa UTY Terpilih Mengikuti Program B+HR Youth Action Lab 2026 yang Diselenggarakan oleh UNDP Indonesia (Bagian dari PBB) dan Narasi Academy

Mahasiswa UTY Terpilih Mengikuti Program B+HR Youth Action Lab 2026 yang Diselenggarakan oleh UNDP Indonesia (Bagian dari PBB) dan Narasi Academy

Ucapan selamat patut disampaikan kembali kepada Ferry Mario Zakaria Ngelo. Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), yang diketahui telah lolos dan terpilih, dari 200 lebih pendaftar di tingkat nasional, untuk menjadi salah satu dari 20 mahasiswa terpilih di Indonesia untuk mengikuti program B+HR Youth Action Lab 2026.


Adapun ke-20 peserta yang lolos tersebut berasal dari sejumlah kampus besar di Indonesia, seperti dari Universitas Teknologi Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin Makassar, dan lain-lain.


B+HR Youth Action Lab sendiri merupakan program unggulan yang diselenggarakan oleh UNDP Indonesia, sebuah organisasi di bawah naungan PBB, yang bekerja sama dengan Narasi Academy. Pada tahun ini, B+HR Youth Action Lab telah mengangkat tema kegiatan berupa “Advancing Business and Human Rights (B+HR) through Youth-led Advocacy and Action”


Peserta yang dinyatakan lolos mengikuti program ini, diketahui akan mengikuti serangkaian agenda. Puncaknya, para peserta yang lolos, pada akhir Januari kemarin, telah diundang datang ke GIK UGM, untuk mengikuti sejumlah rangkaian mentoring eksklusif, dengan pemateri/pakar yang datang langsung dari PBB, dan Narasi Academy. Dalam mentoring tersebut, para peserta banyak mendapatkan materi mengenai hubungan antara praktik bisnis dan Hak Asasi Manusia (HAM).


Sebagai tambahan, pasca kegiatan mentoring kemarin, para peserta terpilih, akan mulai menjalankan proyek advokasi mereka, dengan dukungan pendanaan langsung dari penyelenggara kegiatan ini. Selain itu, peserta yang lolos, kedepannya akan turut dilibatkan dalam proyek-proyek yang diselenggarakan oleh UNDP Indonesia, seperti melakukan kolaborasi riset, kampanye, hingga ikut dilibatkan dalam pengembangan isu-isu strategis mengenai HAM.


Saat dihubungi via telepon, Ferry menjelaskan bahwa ia berhasil menjadi mahasiswa terpilih untuk mengikuti program ini, berkat rekam jejak yang telah ia miliki sebelumnya, beserta tulisan gagasan yang telah ia kirimkan sebelumnya kepada panitia.


“Untuk mengikuti agenda ini, saya telah menuliskan sebuah gagasan, dengan judul Transformasi Advokasi B+HR melalui Sinergi Evidence-Based Research dan Amplifikasi Media Publik. Selain tulisan tersebut, saya mungkin turut terpilih untuk mengikuti program ini berkat sejumlah rekam jejak kegiatan saya, seperti aktifnya saya menjadi jurnalis di salah satu media berita, dimana saya aktif menuliskan berita mengenai HAM. Saya juga memiliki sejumlah riwayat, bergabung di sejumlah organisasi yang aktif menjalankan advokasi mengenai HAM” ungkap Ferry.


Sementara itu, Dekan Fakultas Bisnis & Humaniora, Dr. R. Yohanes Radjaban, M.Hum, yang dijumpai di ruangannya, kembali menyampaikan apresiasi, dan ucapan terima kasihnya kepada Ferry, yang kembali berhasil meraih prestasi di tingkat nasional. Menurutnya, raihan prestasi ini kembali menjadi bukti atas berkualitasnya mahasiswa UTY di kancah nasional.


“Selamat mas Ferry. Prestasi ini luar biasa membanggakan. Semoga raihan prestasi ini, dapat turut memotivasi mahasiswa UTY lainnya” ujar Radjaban.

menu
menu