UTY Selenggarakan Kegiatan Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran
UTY Selenggarakan Kegiatan Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran
Kemarin (21/11), Universitas
Teknologi Yogyakarta (UTY), tepatnya melalui bidang Pusdiklat dan Sertifikasi
UTY, diketahui telah sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Pembuatan Konten
Video Pembelajaran. Kegiatan ini dilangsungkan di Ruang Sidang Lt.3, Kampus 1,
Universitas Teknologi Yogyakarta, Jombor, Sleman, DIY. Dalam kegiatan ini,
hadir Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Riset UTY, Dr. Ir. Arief Hermawan, MT.
IPU., Kepala Pusdiklat dan Sertifikasi
UTY, Anggit Esti Irawati, S.E., M.Si beserta stafnya., dan hadir pula selaku
peserta ialah sejumlah Dosen Universitas Teknologi Yogyakarta, yang berasal
dari berbagai program studi.
Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor I, Universitas Teknologi Yogyakarta, Arief Hermawan, yang mengatakan bahwa pelatihan pembuatan video pembelajaran yang diselenggarakan hari ini penting, karena video pembelajaran tersebut bisa dilihat dan disaksikan oleh mahasiswa, sehingga mereka dapat mengulang materi kapanpun dan dimanapun sesuai keinginan mereka.
“Pelatihan ini penting, dalam upaya UTY untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan era yang terus berubah. Dulu, dosen mungkin cukup dengan menggunakan aplikasi power point yang disampaikan dikelas, tetapi sekarang, itu tidak cukup. Karena tuntutan pembelajaran sekarang adalah bagaimana materi yang sudah disampaikan, dapat diputar secara berulang-ulang, agar mahasiswa lebih memahami apa yang disampaikan oleh dosennya. Karena itu, materi tentang pembuatan video pembelajaran ini menjadi sangat penting untuk kita pelajari bersama”, ungkap Arief.
Sementara itu, materi workshop kali
ini, telah disampaikan oleh Hans Hermang Mintana, M.A, Dosen dari Program Studi
Ilmu Komunikasi UTY. Dalam materinya, Hans menjelaskan bahwa mahasiswa sekarang
sangat suka dengan video-video pembelajaran yang singkat, padat, jelas dan
tidak membosankan. Video pembelajaran yang diunggah ke platform media sosial,
seperti YouTube, menurutnya bisa mengubah pengalaman mahasiswa dalam belajar
dari yang dulunya pasif menjadi lebih aktif.
Hans juga menyampaikan teknik-teknik pembuatan video pembelajaran yang efektif, yang sekarang sudah bisa dibuat bukan dengan alat-alat yang profesional, tetapi dengan peralatan yang sederhana dan dekat dengan keseharian kita.
“Sekarang video pembelajaran bisa dibuat hanya dengan Smartphone, tidak perlu dengan alat-alat profesional. Video pembelajaran ini akan efektif jika kita memanfaatkan teknik videografi dengan baik, seperti naskah, posisi kamera, dan pencahayaan yang baik”, ungkapnya.
Secara umum, acara kemarin berlangsung dengan meriah. Para dosen yang hadir merasa antusias dan terbantu dalam pembuatan video pembelajaran. Karena tidak sekedar teori, mereka juga diajarkan dalam praktik langsung pembuatan video pembelajaran.


